BerandaLombok UtaraProgram MBG di KLU Ditargetkan Serap Potensi Lokal

Program MBG di KLU Ditargetkan Serap Potensi Lokal

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai mematangkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas), Selasa (7/4). Program nasional ini ditargetkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga menyerap potensi lokal secara masif guna menggerakkan ekonomi daerah.

Bupati KLU, Najmul Akhyar, menyatakan program MBG memiliki dampak ganda bagi daerah. Selain meningkatkan kualitas gizi generasi muda, program ini juga diharapkan melibatkan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM sebagai penyedia bahan baku.

“Program ini sangat krusial. Dampaknya ganda; kita memperbaiki kualitas gizi generasi penerus, sekaligus memberikan panggung bagi ekonomi daerah untuk berputar lebih cepat melalui pemberdayaan potensi lokal,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri dengan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan program berjalan lancar. Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan pengawasan agar pelaksanaan MBG tepat sasaran.

“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat. Informasi harus terbuka agar manfaatnya benar-benar sampai dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Jangan sampai ada sumbatan dalam pelaksanaannya,” tuturnya.

Najmul menambahkan, sinergi antara Satgas dan mitra pelaksana menjadi kunci keberhasilan program. “Kami optimisme bahwa sinergi yang kuat antara Satgas dan mitra pelaksana akan membawa KLU menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera melalui investasi pada sumber daya manusia,” imbuhnya.

Selain itu, pemerintah pusat juga merencanakan pembangunan sekolah rakyat dengan kapasitas hingga 1.000 anak dari keluarga kurang mampu di wilayah tersebut. Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan dengan proses rekrutmen yang diawasi secara ketat.

“Saya mengingatkan agar proses rekrutmen siswa dilakukan dengan pengawasan ketat supaya tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

Pemerintah KLU menyatakan akan terus mematangkan kesiapan pelaksanaan kedua program tersebut guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

- Advertisement -

Berita Populer