27.5 C
Mataram
Rabu, 18 Februari 2026
BerandaLombok UtaraSampah Kembali Menumpuk di Pasar Tanjung, DLH Soroti Perilaku Warga

Sampah Kembali Menumpuk di Pasar Tanjung, DLH Soroti Perilaku Warga

Lombok Utara (Inside Lombok) – Penumpukan sampah kembali terjadi di sebelah timur kawasan Pasar Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), meski pengangkutan rutin dilakukan setiap hari. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KLU menyebut kondisi tersebut dipicu oleh pembuangan sampah liar oleh warga, bukan semata dari aktivitas pedagang pasar.

Kepala UPTD Persampahan DLH KLU, Wiratmo, mengatakan area tersebut kerap bersih pada pagi hari, namun kembali dipenuhi sampah pada sore hari. Pihaknya telah berulang kali melakukan pembersihan total, tetapi dalam waktu singkat sampah kembali menumpuk.

“Kami sudah berkali-kali menyisir dan mengangkut sampah di Pasar Tanjung, tapi tetap saja ada oknum yang membuang di sana,” ujarnya, Rabu (18/2).

Berdasarkan pantauan di lapangan, sampah yang menumpuk didominasi limbah rumah tangga dari luar area pasar. “Itu bukan murni sampah pasar. Sebagian besar justru sampah dari warga luar yang sengaja membawa kantong plastiknya dan dibuang ke sana saat melintas,” tuturnya.

DLH menilai persoalan tersebut bukan lagi pada aspek teknis pengangkutan, melainkan pada kesadaran masyarakat. “Ujung tombaknya adalah kesadaran. Mau sesering apa pun kita angkut, kalau mentalitas membuang sembarangan masih ada, sampah akan terus kembali menumpuk,” ungkapnya.

Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari penyediaan tong sampah hingga pemasangan spanduk larangan. Namun, menurutnya, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya. “Dulu pernah kami tempatkan tong sampah tepat di depan pasar. Hasilnya? Tong sampahnya kosong melompong, sementara sampah justru berserakan di badan jalan tepat di sampingnya,” jelasnya.

DLH KLU berharap adanya sinergi antara pemerintah, pengelola pasar, dan masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan tersebut. “Kami berharap adanya kerja sama yang lebih baik antara pemerintah, pedagang pasar, dan masyarakat sekitar, agar persoalan sampah di Pasar Tanjung dapat ditangani secara berkelanjutan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer