24.5 C
Mataram
Kamis, 29 Januari 2026
BerandaLombok UtaraSelaraskan Pembangunan dengan Kebutuhan Masyarakat, KLU Mulai Susun RKPD 2027

Selaraskan Pembangunan dengan Kebutuhan Masyarakat, KLU Mulai Susun RKPD 2027

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) resmi memulai penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal). Forum ini digelar sebagai tahapan awal untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Daerah KLU, Sahabudin, menegaskan penyusunan RKPD tidak boleh hanya menjadi rutinitas administratif. Ia menyebut dokumen perencanaan tersebut harus menjadi pedoman nyata pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita butuh komitmen bersama agar RKPD ini menjadi pedoman konkret, bukan hanya tumpukan dokumen administratif. Hasilnya harus dirasakan langsung oleh warga Lombok Utara,” ujarnya.

Sahabudin juga menyoroti pentingnya ketelitian para pengambil kebijakan dalam menentukan program prioritas. Ia berkaca pada pengalaman sebelumnya, di mana sejumlah program strategis tidak masuk dalam perencanaan.

“Para pengambil kebijakan harus jeli memilah program prioritas untuk 2027. Sinergi ini penting agar setiap kebijakan yang lahir memberikan dampak positif bagi daerah,” tuturnya.

Ketua DPRD KLU, Agus Jasmani, menyambut positif dimulainya penyusunan RKPD 2027. Ia menegaskan DPRD akan mengawal proses tersebut agar selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan pemerintah pusat. Namun, ia juga menyoroti kondisi sosial ekonomi masyarakat yang dinilai masih rentan akibat ketidakstabilan ekonomi.

“Pemerintah daerah harus responsif. Kebijakan yang dilahirkan harus berfokus pada peningkatan kesejahteraan untuk meredam tantangan sosial tersebut. Kita butuh keberpihakan yang berkeadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Forum Konsultasi Publik, Eka Setiawan, menjelaskan forum ini menjadi sarana menjaring aspirasi dan masukan dari berbagai pihak. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat landasan kebijakan daerah agar selaras dengan arah pembangunan nasional.

“Kami berharap pertemuan ini melahirkan sinergi dan komitmen kolektif untuk menentukan masa depan pembangunan KLU,” ujarnya.

- Advertisement -

Berita Populer