31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraSeluruh Nakes Diperiksa, Pemda KLU Tunggu Hasil Investigasi Kematian Bayi di RSUD

Seluruh Nakes Diperiksa, Pemda KLU Tunggu Hasil Investigasi Kematian Bayi di RSUD

Lombok Utara (Inside Lombok) – Tim investigasi khusus Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Utara (KLU) telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan seorang bayi yang meninggal di RSUD KLU pada Oktober lalu. Pemeriksaan internal di rumah sakit tersebut masih berlangsung dan hasilnya akan segera disampaikan kepada Dinas Kesehatan KLU.

Kepala Dinas Kesehatan KLU, dr Lalu Bahrudin, menyatakan bahwa pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim investigasi di lingkungan rumah sakit sesuai kesepakatan bersama pihak RSUD.

“Saya tinggal menunggu hasilnya dari teman teman rumah sakit. Seluruhnya diperiksa, siapa yang ikut berperan kasus itu. Mulai dari UGD, persalinannya, bahkan sampai ke dokter spesialisnya,” ungkapnya, Jumat (14/11).

Tim investigasi yang dibentuk Pemda KLU terdiri dari ahli kesehatan, akademisi, serta ahli kebijakan publik untuk menelusuri penyebab kematian bayi, termasuk kemungkinan kesalahan prosedur, diagnosa, atau faktor lainnya. “Kami dari Dinas Kesehatan tinggal menunggu laporannya, kemudian itu nanti menjadi bahan laporan kita ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” ujarnya.

Menurut Bahrudin, proses investigasi memerlukan waktu sekitar tiga hingga empat pekan karena banyak aspek yang harus diperiksa secara mendalam untuk menemukan penyebab pasti kejadian serta mencegah kasus serupa terulang. “Kita hanya investigasi dari pihak internal saja, dimana kira-kira ada faktor kelalaian, kesalahan, ini yang kita investigasi,” tuturnya.

Dinas Kesehatan juga telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di RSUD, mulai dari direktur, kabid pelayanan, kasi pelayanan, dokter spesialis obgyn, hingga tenaga kesehatan yang bertugas di PK IGD saat kejadian. “Iya sedang bekerja tim yang kami bentuk, lagi proses, mudah-mudahan dalam minggu ini atau dua minggu ke depan hasilnya sudah ada,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer