Lombok Utara (Inside Lombok) – SMKN 1 Tanjung menjalin kerja sama dengan Frii Resort Gili Trawangan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kompetensi siswa sesuai standar Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Rabu (9/4). Kolaborasi ini bertujuan mencetak lulusan yang siap kerja dan mampu bersaing di sektor pariwisata.
Kepala SMKN 1 Tanjung, Muh. Syarifudin A. Rahman, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan secara langsung di lapangan. Pihak resort disebut membuka ruang bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan agar sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.
“Ini adalah wujud nyata kesiapan SMKN 1 Tanjung dalam mencetak lulusan yang unggul dan profesional, khususnya di sektor pariwisata,” ujarnya, Rabu (9/4).
Dalam MoU tersebut, kedua pihak menyepakati sejumlah program, antara lain penyelenggaraan kelas khusus industri, kehadiran guru tamu dari praktisi hotel, pelaksanaan praktik kerja industri (Prakerin), penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri, serta kunjungan industri secara berkala.
Syarifudin berharap kerja sama ini mampu membangun sinergi jangka panjang yang berdampak pada peningkatan daya serap lulusan. Selain itu, lulusan SMKN 1 Tanjung juga mendapatkan prioritas untuk bekerja di Frii Resort.
“Harapan kami, daya serap lulusan meningkat. Pihak hotel mendapatkan tenaga kerja yang sesuai standar mereka, dan lulusan kami diprioritaskan untuk bekerja di sana. Ini adalah hubungan yang saling menguntungkan,” imbuhnya.
Selain kerja sama tersebut, SMKN 1 Tanjung juga berupaya memperluas jaringan kemitraan dengan industri perhotelan. Tahun ini, sekolah menargetkan penandatanganan MoU dengan lima hotel di wilayah Mataram, Senggigi, dan kawasan wisata Gili Tramena.
“Tahun ini kami targetkan minimal lima MoU baru dengan hotel-hotel besar, sembari tetap menjaga komitmen dengan mitra industri yang sudah ada. Ini adalah langkah strategis kami untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri perhotelan,” pungkasnya.

