31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraSidak OPD di KLU, Masih Ada Pegawai Lalai Jalankan Tugas

Sidak OPD di KLU, Masih Ada Pegawai Lalai Jalankan Tugas

Lombok Utara (Inside Lombok) – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), Najmul Akhyar dan Kusmalahadi Syamsuri melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasilnya, sejumlah pegawai masih ditemukan tidak hadir di kantor meski absensi online mereka tercatat hadir. Menyikapi hal itu, para pegawai diingatkan pentingnya kedisiplinan agar tidak melalaikan tugas.

“Masih ada yang orangnya belum datang, tapi absennya di online sudah ada. Ini jelas menunjukkan adanya kelalaian dalam pelaksanaan tugas,” ujar Najmul usai rapat 99 hari kerja, Senin (3/3).

Diungkapkan Najmul, Kusmalahadi juga banyak menemukan hal serupa. Keadaan ini membuatnya khawatir tentang ketidakefektifan sistem absensi elektronik yang digunakan saat ini. “Jadi saya ingatkan kepada semua OPD tidak boleh seperti itu, bila perlu kami kembalikan ke manual saja, kalau absen begini (online) tidak efektif,” imbuhnya.

Beberapa OPD yang didatangi Najmul antara lain Dinas Perhubungan dan Dinas Perpustakaan, sementara Kusmalahadi mendatangi Dinas PUPR-Perkim, Dinas P2KBPMD, dan Dinas KPPP. Sidak serupa akan dilakukan terus di OPD lainnya, dengan harapan dapat mendorong perbaikan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Ditegaskan Najmul, setiap pegawai harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati bersama masyarakat. Waktu kedatangan dan kepulangan pegawai harus jelas dan sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan. “Yang jelas target kita tidak ada pegawai pegawai yang melalaikan tugasnya atau menyiasati sistem sistem yang ada hanya demi kemudahan mereka,” ungkapnya.

Menyikapi temuan tersebut, pihak Pemda KLU memastikan akan segera menindaklanjuti masalah ini secara internal. “Tentu saja, sudah ada catatan khusus yang kami tindak lanjuti secara internal. Kami akan melakukan evaluasi lebih mendalam untuk memastikan bahwa tidak ada lagi pegawai yang melalaikan tugas mereka,” ucapnya.

Kusmalahadi mengatakan selama sidak pihaknya menyampaikan beberapa arahan kepada para pegawai di lingkungan OPD KLU. Kolaborasi dibutuhkan untuk menjalankan roda pemerintahan lima tahun kedepan,sehingga kedisiplinan pegawai yang ada di masing-masing OPD sangat penting. “Saat ini tingkat kehadiran masih kurang mungkin karena suasana puasa sehingga masih ada yang terlambat,” ujarnya.

Disiplin sangat diperlukan dikarenakan visi-misi tidak akan berjalan jika para pegawai bermalas-malasan. Dimana dalam menjalankan disiplin pegawai kedepannya akan diterbitkan absensi dan penggunaan atribut khusus untuk ASN yang dikenal oleh masyarakat tidak hanya di KLU melainkan masyarakat luar.

“Minimal ada papan nama dan tanda Korpri serta Lambang daerah sehingga kedepannya jati diri dari ASN KLU dikenal. Dikarenakan menggunakan atribut bukan hanya untuk pejabat saja melainkan perintah dari undang-undang,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer