25.5 C
Mataram
Selasa, 13 Januari 2026
BerandaLombok UtaraTak Perlu Antre, Urus Izin dan Administrasi di KLU Kini Cukup Lewat...

Tak Perlu Antre, Urus Izin dan Administrasi di KLU Kini Cukup Lewat HP

Lombok Utara (Inside Lombok)- Masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU) kini tak perlu lagi menghabiskan waktu dengan ke kantor dinas untuk mengurus administrasi. Lewat aplikasi digital terbaru yang diluncurkan Dinas Tenaga Kerja dan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (TK-DPMPTSP) KLU semakin memudahkan. Langkah ini diambil pemerintah daerah (Pemda) untuk menjawab keluhan klasik masyarakat terkait prosedur layanan yang dianggap lamban dan berbelit.

Kepala TK-DPMPTSP KLU, Evi Winarni, menyebutkan salah satu fitur unggulan yang menjadi primadona adalah integrasi informasi ketenagakerjaan. Bagi para lulusan SMA dan SMK di KLU , aplikasi ini menjadi jembatan resmi menuju dunia kerja. Platform ini menyajikan data lowongan kerja baik di dalam maupun luar negeri yang telah melalui proses verifikasi ketat.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pekerjaan yang aman. Semua lowongan yang ditampilkan bersifat resmi, sehingga meminimalisir risiko penipuan, terutama untuk peluang kerja ke luar negeri,” ungkapnya, Senin (12/1).

Tak hanya urusan izin usaha, aplikasi ini layaknya pintu masuk menuju berbagai instansi. Layanan yang tersedia mencakup, informasi SIM Keliling, SKCK, hingga pajak kendaraan dan perusahaan. Kemudian Layanan BPJS Kesehatan dan pengurusan Surat Izin Praktik (SIP) bagi tenaga medis secara daring. Serta pengambilan nomor antrean pajak dan layanan kantor lainnya agar masyarakat tak perlu mengantre fisik di lokasi.

Bagi para pemodal, aplikasi ini menyediakan peta informasi investasi yang transparan. Fitur ini memuat detail lokasi serta jenis usaha yang potensial dikembangkan di KLU. “Dengan informasi yang jelas, investor tidak lagi salah langkah. Misalnya, mencegah pembelian lahan yang ternyata tidak sesuai dengan peruntukan tata ruangnya,” terangnya.

Saat ini, aplikasi tersebut sudah tersedia secara gratis di Play Store dan diharapkan mampu menciptakan ekosistem birokrasi yang transparan dan akuntabel. Pemda KLU berkomitmen bahwa peluncuran ini hanyalah awal dari transformasi digital yang lebih besar.

“Ini bukan akhir. Kami akan terus mengembangkan fitur-fiturnya agar layanan publik benar-benar mudah diakses dan manfaatnya langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat KLU,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer