25.5 C
Mataram
Minggu, 22 Februari 2026
BerandaLombok UtaraWNA Protes Terkait Suara Tadarus di Gili Trawangan, Terungkap Melampui Batas Izin...

WNA Protes Terkait Suara Tadarus di Gili Trawangan, Terungkap Melampui Batas Izin Tinggal

Lombok Utara (Inside Lombok) – Seorang warga negara asing (WNA) berinisial ML yang terlibat perselisihan dengan warga terkait suara tadarusan di Gili Trawangan, Sabtu (21/2), terdeteksi melampaui batas izin tinggal atau overstay. Tim Kantor Imigrasi Lombok Timur bersama Polres Lombok Utara mendatangi vila tempat ML menginap di Dusun Gili Trawangan sekitar pukul 10.00 WITA untuk melakukan klarifikasi atas insiden yang viral di media sosial tersebut.

Petugas sempat menemui penolakan dari ML dengan alasan sedang beristirahat. Setelah dilakukan pendekatan persuasif oleh kepolisian dan tokoh masyarakat setempat, ML bersedia memberikan keterangan dengan syarat jumlah orang yang hadir dibatasi.

Kasat Reskrim IPTU I Komang Wilandra mengonfirmasi bahwa pendampingan tersebut merupakan tindak lanjut atas kegaduhan yang dipicu protes ML terhadap suara pengeras suara masjid saat tadarusan. “Kami mendampingi pihak Imigrasi untuk memintai keterangan terkait insiden yang sempat viral di media sosial tersebut,” ujarnya, Sabtu (21/2).

Dalam klarifikasi, ML mengaku merasa terganggu dengan suara dari rumah ibadah yang berlangsung hingga larut malam. Petugas kemudian memberikan edukasi mengenai kearifan lokal serta pentingnya menghormati tradisi religius masyarakat setempat, terutama pada bulan Ramadhan.

Hasil pendalaman Imigrasi menunjukkan ML diduga telah melebihi izin tinggal sejak 30 Januari 2026 dan tercatat masuk ke Indonesia menggunakan visa kunjungan (Visa on Holiday). “Berdasarkan koordinasi dan hasil pemeriksaan awal oleh pihak Imigrasi, yang bersangkutan selanjutnya dibawa ke Kantor Imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dokumen dan izin tinggalnya,” jelasnya.

ML kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi untuk pemeriksaan lanjutan. Proses evakuasi melalui Pelabuhan Gili Trawangan sekitar pukul 12.00 WITA dilaporkan berjalan aman dan kondusif. “Pihak Polres Lombok Utara akan terus bersinergi dengan Imigrasi guna memastikan setiap warga asing yang berada di wilayah hukum mereka menaati aturan negara serta menghormati norma dan budaya yang berlaku di masyarakat,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer