32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramAntisipasi Ketakutan dan Siswa Ikut Demo, SMA Negeri 5 Mataram Belajar Daring

Antisipasi Ketakutan dan Siswa Ikut Demo, SMA Negeri 5 Mataram Belajar Daring

Mataram (Inside Lombok) – Aksi demonstrasi masih berpotensi akan dilakukan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua wali. Untuk mengurangi kekhawatiran tersebut, sejumlah sekolah terpaksa menggunakan sistem dalam jaringan (daring).

Waka Kurikulum SMA Negeri 5 Mataram, Musanni, mengatakan kebijakan kegiatan belajar mengajar melalui system daring ini hasil dari rapat dengan pihak sekolah. Berbeda halnya dengan imbuan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal. Dimana, dengan melihat situasi saat ini ada perubahan jam masuk hingga pulang sekolah. “Namun yang kita khawatirkan SMA Negeri 5 ini dekat dengan lokasi demo dan lokasi titik kumpul,” katanya Senin (1/9) pagi.

Keputusan ini juga sebagai langkah antisipasi sekolah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Melihat kondisi pada saat hari Sabtu (30/9) akhir pekan kemarin, banyak siswa yang merasa ketakutan. “Saat ada tembakan macam-macam dari kantor DPRD, anak-anak kita banyak yang histeris terutama yang perempuan. Bahkan ada yang ingin keluar dan ikut demo, namanya juga darah muda. Ini yang kita antisipasi,” katanya.

Selain itu, demonstrasi yang terjadi juga mengakibatkan adanya siswa yang terkena gas air mata. “Khusus di SMA Negeri 5 Mataram dan berbeda dengan SMA lain yang masuk jam 10.00 – 17.00 wita. Kita putuskan belajar dari rumah,” katanya. Kebijakan belajar daring ini hanya sehari saja. Namun untuk keputusan selanjutnya, pihak sekolah masih memantau kondisi yang berkembang. “Nanti coba kita rapat lagi dengan tim manajemen apa keputusan untuk besok. Kita lihat situasi,” katanya.

- Advertisement -

Berita Populer