Mataram (Inside Lombok) – L.M. Azka Alfarizy Rajendra, siswa kelas IV SD Al Iqra Mataram, menorehkan prestasi akademik di tingkat nasional dan internasional pada bidang matematika dan bahasa Inggris. Di usia 9 tahun, Azka berhasil mengharumkan nama Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui berbagai ajang kompetisi akademik, Jumat (6/2).
Azka mengaku mulai menyukai matematika dan bahasa Inggris sejak usia dini dan aktif mengikuti kompetisi sejak kelas II SD. “Suka matematika sama bahasa Inggris itu dari kecil sudah mulai belajar-belajar. Untuk mulai ikut kompetisi akademik dari kelas 2 SD sampai sekarang masih tetap ikut kalau ada,” ujarnya.
Ia menyebut mengikuti berbagai lomba, baik nasional maupun internasional, dengan capaian medali emas, perak, dan perunggu. “Ikut semua lomba yang ada, nasional ikut, internasional juga. Itu ada dapat medali emas, perak, perunggu juga dapat,” katanya.
Di tingkat internasional, Azka meraih Gold Award pada International Mathematics Olympiad dan Philippine International Math & Science Olympics. “Kemarin juga lomba matematika ada dapat medali emas di International English Olympiad,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengikuti International Math Challenge (IMC), Junior Math Mastery Challenge (JMMC), Global Mathematics Elite Competition (GMEC), ASMO English Olympiad, serta Junior English Olympiad (JEO), dengan perolehan medali perak dan perunggu. “Dari lomba itu dapat medali perak sama perunggu,” tambahnya.
Pada tingkat nasional, Azka meraih medali emas pada Mr. Kris Olim Competition untuk bidang Matematika dan Bahasa Inggris, serta menyandang gelar The Trail Keeper dalam Kompetisi Khusus Para Juara KIH Tingkat Nasional. Ia juga meraih medali pada ajang AKMII pada 25 Januari 2026.
Saat ini, Azka tengah mempersiapkan diri untuk Babak Final Provinsi Olimpiade Omni Sains Indonesia (OSI 2) yang dijadwalkan pada 15 Februari, serta seleksi pelajar teladan berprestasi tingkat nasional pada Juli mendatang. Pihak SD Al Iqra Mataram memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi Azka disebut merupakan hasil ketekunan belajar, pembinaan guru yang berkelanjutan, serta dukungan penuh dari orang tua.

