Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mengajukan empat lokasi pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Dari usulan tersebut, baru satu lokasi yang disetujui yaitu di Pagutan.
Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengatakan komunikasi antara Pemkot dan BGN sudah dilakukan terkait pembangunan dapur tersebut. “Yang diterima itu yang di Pagutan,” ujarnya.
Pemerintah pusat meminta setiap pemerintah daerah membangun tiga unit dapur. Namun hingga kini, Kota Mataram baru memiliki satu unit. Menurut Alwan, keberadaan dapur juga bisa dipenuhi melalui inisiatif masyarakat secara mandiri. “Kebutuhan kan banyak. Tidak hanya untuk SD tapi juga sekolah-sekolah swasta,” katanya.
Alwan menjelaskan, Pemkot hanya menyiapkan lahan, sementara pembangunan dan fasilitas dapur akan dibiayai BGN. “Ini kita lahan dari pemkot. Kalau khusus untuk semua-semua itu dari BGN. Kita siapkan lahan,” jelasnya.
Setelah lokasi disetujui, Pemkot Mataram dan BGN akan menandatangani nota kesepahaman (MoU). “Ini milik Pemkot yang kita ajukan. Kalau lokasi ini disetujui baru kita kerjasama MoU dengan BGN,” tegas Alwan.
Adapun lahan yang diusulkan tersebar di beberapa kecamatan di Kota Mataram. Saat ini, jumlah dapur yang dibutuhkan lebih dari 50 unit, sementara yang sudah tersedia baru 27 unit.

