25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramDampak Makan Siang Gratis, Retribusi Kantin di SMKN 1 Mataram Dikurangi

Dampak Makan Siang Gratis, Retribusi Kantin di SMKN 1 Mataram Dikurangi

Mataram (Inside Lombok) – Pemberian makan siang gratis di lima sekolah di Kecamatan Selaparang masih berjalan salah satunya di SMK Negeri 1 Mataram. Dampak dari kegiatan ini yaitu berkurangnya pendapatan kantin di sekolah.

Kepala SMK Negeri 1 Mataram, Ruslan mengakui terkait kurangnya pendapatan para petugas kantin. Pasalnya, peserta didik kali ini hanya keluar belanja sekali dan selebihnya menunggu pembagian nasi.

“Ya karena frekuensi anak belanja di kantin itu dua kali dalam sehari. Karena ada dua kali istirahat. Tapi setelah zuhur itu tidak lagi karena mereka dapat makan bergizi gratis itu,” katanya.

Ia mengatakan, dengan kondisi tersebut kantin sekolah meminta kebijakan agar retribusi yang harus dibayarkan bisa dikurangi dari sebelumnya. Permintaan tersebut disetujui oleh pihak sekolah sehingga kantin sekolah harus membayar Rp6 juta setahun dan dari sebelumnya Rp6,5 juta per tahun.

“Kemarin ketika awal tahun Januari itu ada tawaran dari kantin dari Rp6,5 juta menjadi Rp6 juta ya saya iyakan,” ungkapnya. Pembayaran retribusi kantin ini sambungnya dilakukan sebanyak dua kali. Artinya, para penjaga kantin membayar retribusi setiap semester. “Kalau di SMK Negeri 1 Mataram itu sistem pembayaranya dua kali per semester itu Rp3 juta,” katanya.

Sementara terkait program makan siang gratis bergizi ini, kepala SMKN 1 Mataram memastikan berjalan dengan lancar. Sejauh ini belum ada kendala yang menghambat realisasi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto ini. “Alhamdulilah masih tetap berjalan ini,” katanya.

Pemberian makan siang bergizi gratis di lima sekolah di Kecamatan Selaparang sudah berjalan sejak 13 Januari 2025 lalu. Menu makanan yang diberikan kepada peserta didik disebut sudah memenuhi komposisi gizi yang dibutuhkan seperti karbohidrat, sayur, ikan, dan buah. “Kemarin itu ikannya lele anak-anak. Setiap hari tetap diantarkan dari Senin – Jumat karena mereka pakai sistem lima hari kerja,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer