27.5 C
Mataram
Kamis, 8 Januari 2026
BerandaMataramDekranasda Kota Mataram Targetkan Perluasan Kampung Batik pada 2026

Dekranasda Kota Mataram Targetkan Perluasan Kampung Batik pada 2026

Mataram (Inside Lombok) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Mataram menargetkan perluasan Kampung Batik pada 2026, seiring mulai aktifnya produksi batik di sejumlah wilayah. Program ini diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi kreatif dan identitas budaya lokal di Kota Mataram.

Ketua Dekranasda Kota Mataram, Kinnastri Roliskana, mengatakan saat ini Kota Mataram memiliki dua wilayah rintisan Kampung Batik yang telah aktif, masing-masing berada di Kecamatan Selaparang dan Kecamatan Mataram. “Alhamdulillah, produksi batik di Selaparang dan Mataram sudah berjalan dengan baik. Namun, kita tidak ingin berhenti di sini saja. Fokus kami ke depan adalah meratakan potensi ini ke wilayah lain,” ujarnya.

Memasuki 2026, Dekranasda Kota Mataram telah menyusun peta jalan untuk mengaktifkan kecamatan lainnya agar memiliki sentra batik serupa. Upaya ini dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi berbasis kearifan lokal agar dapat dirasakan lebih luas. “Kampung batik ini kita buat yang sederhana. Di satu kecamatan itu ada 10 orang pengejarin baik yang kita lokasikan di kantor camatnya. Kita minta satu ruangan untuk membatik,” katanya.

Selain perluasan lokasi, penguatan kelembagaan juga menjadi fokus pada 2026. Kinnastri menyebut kampung batik yang telah terbentuk akan diorganisasi secara lebih solid dengan wadah resmi. “Tahun ini (2026), kita akan bentuk secara organisasi dan menyediakan wadah yang resmi,” tambahnya.

Dekranasda berharap langkah tersebut dapat mendorong batik khas Mataram menjadi komoditas unggulan yang berdaya saing. “Sudah banyak ya. Tapi kita tidak bisa bandingkan dengan yang ada di Perikom ya. Tapi sudah mereka aktif dan rutin ikut bazar. Optimis. Kita Mataram mencari ciri khasnya,” katanya.

- Advertisement -

Berita Populer