Mataram (Inside Lombok) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram mengapresiasi penambahan layanan fisioterapi di Puskesmas Tanjung Karang yang kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan. Layanan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama lanjut usia dan pasien penyakit kronis.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald Isfihan, mengatakan layanan fisioterapi akan diperluas ke seluruh puskesmas di Kota Mataram secara bertahap. “Dari 11 puskesmas di Kota Mataram, layanan fisioterapi tahun ini akan ada di dua lokasi, Puskesmas Tanjung Karang dan akan menyusul Puskesmas Cakranegara. Dan tahun depan seluruh puskesmas harus membuka layanan fisioterapis,” ujarnya.
Menurutnya, sebelumnya layanan fisioterapi hanya tersedia di rumah sakit, sehingga sering terjadi penumpukan antrean karena waktu pelayanan yang cukup lama. “Dengan adanya fisioterapis di puskesmas adalah akses yang kita harapkan bisa memberikan layanan kepada masyarakat,” katanya.
Dengan pembukaan layanan ini, masyarakat yang mengalami gangguan fungsi gerak akibat cedera, penyakit, atau faktor penuaan dapat langsung mengakses layanan fisioterapi di Puskesmas Tanjung Karang. Layanan ini diberikan oleh tenaga profesional untuk membantu mengembangkan, mempertahankan, dan memulihkan kemampuan gerak tubuh secara maksimal.
Emirald menjelaskan, layanan fisioterapi diberikan dalam situasi di mana gerakan dan fungsi tubuh seseorang terancam oleh faktor usia, cedera, rasa sakit, atau kondisi kesehatan tertentu, dengan tujuan menjaga kesehatan fungsional tubuh. “Layanan itu diberikan secara gratis untuk peserta BPJS dengan syarat kepesertaannya tercatat di FKTP Puskesmas Tanjung Karang,” ujarnya.

