31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramDinas Perdagangan Mataram Alokasikan Rp400 Juta untuk Perbaikan Atap Pasar Cakranegara

Dinas Perdagangan Mataram Alokasikan Rp400 Juta untuk Perbaikan Atap Pasar Cakranegara

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Perdagangan mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta untuk memperbaiki atap Pasar Cakranegara yang banyak mengalami kebocoran. Kondisi pasar yang sudah cukup parah mendorong pemerintah melakukan revitalisasi sebagai upaya meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Irwan Harimansyah, mengatakan revitalisasi Pasar Cakra menjadi salah satu fokus utama Pemkot Mataram tahun ini. “Sekarang kan revitalisasi Pasar Cakra. Sudah masuk anggaran sekarang,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Irwan menjelaskan, anggaran Rp400 juta tersebut digunakan untuk memperbaiki bagian atap di sisi barat pasar yang kerap bocor saat hujan. “Anggarannya Rp400 juta. Itu untuk perbaikan atap sebelah barat saja. Itu sudah diperbaiki supaya perasaan pedagang dan pengunjung nyaman, tidak terkena hujan. Ini tidak bocor gara-gara hujan,” terangnya.

Selain Pasar Cakra, Irwan menyebut kondisi pasar-pasar lain di Kota Mataram secara umum sudah cukup baik, tertib, dan bersih. Namun, masih terdapat beberapa catatan perbaikan, terutama pada sarana sanitasi dan fasilitas toilet. “Pasar yang lain sudah cukup bagus, sudah lumayan bersih, sudah tertib. Cuma mungkin beberapa seperti yang saya bilang tadi, prasarananya harus dilengkapi. Terutama kan di toilet, yang paling utama,” katanya.

Untuk tahun depan, Dinas Perdagangan akan kembali mengalokasikan anggaran perbaikan, termasuk di bagian timur Pasar Cakra agar tidak ada lagi keluhan terkait kebocoran atap. “Pasar Cakra dan banyak juga yang lain. Mungkin ada salurannya, buangan sanitasi yang harus kita perbaiki dan tidak terjadi genangan saat hujan,” ujarnya.

Irwan menegaskan, meski terjadi pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) pada 2026, perbaikan pasar tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. “Pasar kan menjadi salah satu sumber PAD kita,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer