Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram resmi meluncurkan Calendar of Events tahun 2026 yang memuat tiga agenda utama pariwisata. Tiga kegiatan tersebut meliputi tradisi budaya Peresean, Kampung Kuliner Ramadhan, dan Festival Film Sangkareang. Peluncuran ini dilakukan sebagai upaya menjaga geliat pariwisata dan perekonomian daerah.
Kepala Dispar Kota Mataram, Cahya Samudra, mengatakan peresean tetap menjadi agenda rutin yang digelar setiap bulan. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Loang Baloq dan menjadi salah satu atraksi yang banyak diminati masyarakat. “Pagelaran rutin peresean tetap kita lakukan di Loang Baloq,” katanya, Selasa (6/1/2026) pagi.
Cahya menjelaskan, ke depan pihaknya juga mengkaji sejumlah lokasi alternatif di wilayah Kota Mataram untuk pelaksanaan peresean. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan variasi suasana bagi penonton maupun para pepadu.
“Untuk saat ini, pusat kegiatan Peresean masih kami pusatkan di kawasan Taman Loang Baloq. Namun ke depannya, kami sedang mengkaji beberapa lokasi alternatif di wilayah Mataram agar ada penyegaran suasana bagi penonton maupun para pepadu,” ujarnya.
Selain peresean, Dispar Kota Mataram juga mengagendakan Kampung Kuliner Ramadan yang akan dilaksanakan di Teras Udayana. Kegiatan ini bertujuan menggerakkan pelaku UMKM lokal serta menyediakan pusat takjil dan kuliner bagi masyarakat selama bulan suci. “Konsepnya menyesuaikan. Kita akan laksanakan di sana (Teras Udayana). UMKM kuliner. Minggu kedua sudah mulai nanti,” kata Cahya.
Agenda lainnya adalah Festival Film Sangkareang yang telah dua kali diselenggarakan. Festival ini menjadi wadah bagi sineas lokal untuk menampilkan karya sekaligus mempromosikan potensi destinasi wisata melalui media visual. Meski diakui anggaran tahun ini terbatas, Cahya menegaskan pihaknya tetap berupaya menjaga produktivitas kegiatan.
“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti berinovasi. Kami melakukan efisiensi dan skala prioritas agar event-event yang memiliki dampak langsung terhadap kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat tetap bisa terselenggara dengan maksimal,” pungkasnya.
Dengan ditetapkannya tiga agenda tersebut dalam kalender event 2026, Dispar Kota Mataram berharap tingkat kunjungan wisatawan, hunian hotel, dan perputaran ekonomi daerah dapat tetap terjaga sepanjang tahun.

