32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramDispar Kota Mataram Targetkan 300 Ribu Wisatawan

Dispar Kota Mataram Targetkan 300 Ribu Wisatawan

Mataram (Inside Lombok) – Tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Mataram didominasi Nusantara. Tahun ini target wisatawan ke Kota Mataram yaitu 300 ribu wisatawan dan saat ini sudah berada di posisi 50 persen lebih.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, Cahya Samudra, mengatakan pihaknya menjalin kerjasama dengan sejumlah organisasi pelaku wisata di Kota Mataram. Hal ini untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Kota Mataram. “Kita berkolaborasi dengan semua stakeholder ya dengan pelaku wisata seperti travel agent,” katanya. Peningkatan kunjungan paling dirasakan waktu event Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) akhir Juli lalu. Dimana, ribuan masyarakat dari puluhan provinsi di Indonesia menginap di Kota Mataram. “Kita juga koordinasi dengan HPI untuk mendatangkan wisatawan ke Kota Mataram,” katanya.

Ia mengatakan, menyambut HUT Kota Mataram ke-32, Dispar Kota Mataram menggelar peresean selama empat hari. Dengan adanya event ini, diharapkan bisa meriah dengan mendatangkan wisatawan nusantara lebih banyak. “Empat hari pelaksanaan peresean ini. Kita minta rekan-rekan dari HPI untuk mendatangkan wisatawan,” katanya.

Untuk wisatawan mancanegara, disebut juga ada peningkatan. Meskipun Dispar Kota Mataram belum mendapatkan data yang pasti. “Ini juga cukup tinggi. Kemarin kita lihat pada saat festival mutiara mataram itu juga banyak wisatawan mancanegara yang datang ke pameran,” terang Cahya.

Hingga akhir tahun 2025 ini, sebanyak tiga event yang sudah masuk kalender belum terselenggara. Diharapkan dengan adanya tiga event ini nantinya bisa mendatangkan banyak wisatawan. “Karena event ini ada tiga yang belum dilaksanakan. Kalau MotoGP itu kan event bersama,” katanya. Tiga event yang belum direalisasikan yaitu sunrise to sunset, festival film, dan festival sedi segara. Pelaksanaannya nanti akan digelar mulai dari Oktober hingga Desember mendatang. “Selama setahun itu ada 10 kalender yang kita gelar dan tinggal tiga yang belum,” tutupnya.

- Advertisement -

Berita Populer