Mataram (Inside Lombok) – Seluruh dokumen jemaah calon haji (JCH) Provinsi NTB, termasuk visa, telah rampung sebelum Ramadan, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan ibadah haji 2026. Jamaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 pukul 06.00 WITA dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026 dini hari.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB, Lalu Muhamad Amin, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan haji.
“Penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting, karena merupakan pelaksanaan perdana dalam struktur Kementerian Haji dan Umrah yang baru. Ini adalah amanah besar yang harus kita laksanakan dengan pelayanan terbaik bagi jama’ah,” ujarnya.
Ia menyebutkan, selama masa tunggu di embarkasi, petugas diminta memastikan layanan berjalan optimal agar jemaah dapat mempersiapkan ibadah dengan baik. Selain penyelesaian dokumen, koordinasi juga terus dilakukan dengan pihak terkait, termasuk syarikah, untuk distribusi kartu Nusuk yang akan dilakukan di embarkasi sebagai bagian dari penyesuaian sistem layanan terbaru.
Berbagai tahapan persiapan, seperti penetapan kuota, pelaksanaan manasik haji, dan bimbingan teknis petugas, telah diselesaikan lebih awal guna memberikan waktu bagi jemaah menjaga kondisi kesehatan. Untuk memastikan kesiapan menyeluruh, akan dilaksanakan simulasi pelayanan mulai dari kedatangan di embarkasi hingga proses pemberangkatan ke bandara.
Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok, Lalu Madahan, mengatakan kesiapan operasional asrama haji saat ini mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan 100 persen pada 15 April 2026. Ia menjelaskan, fasilitas utama meliputi Gedung Mina, Arafah, dan Shafa sebagai lokasi pelayanan jemaah, serta Gedung Namira sebagai pusat kegiatan panitia.
Menurutnya, seluruh kamar telah dilengkapi perlengkapan seperti alat mandi, selimut, dan handuk, serta didukung konsumsi ringan, ketersediaan air bersih, dan listrik dengan genset berkapasitas 500 kVA. Fasilitas tambahan seperti kursi roda juga disiapkan untuk mendukung layanan bagi jamaah lansia dan disabilitas.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfotik NTB, Safrudin, berharap seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan lancar. “Pemerintah Provinsi NTB berharap seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah haji NTB dapat berjalan dengan baik, dengan pelayanan yang optimal sehingga jama’ah dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk,” ujarnya.
Penyelenggaraan ibadah haji NTB diharapkan berjalan bertahap sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan pelayanan optimal dan keselamatan jemaah.

