24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramDorong Ekonomi Kawasan Timur, Bali-NTB-NTT Perkuat Kolaborasi Pariwisata

Dorong Ekonomi Kawasan Timur, Bali-NTB-NTT Perkuat Kolaborasi Pariwisata

Mataram (Inside Lombok) – Sekretaris Dinas Pariwisata NTB, Mulki, menyebut kolaborasi antara Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan provinsi-provinsi eks “Sunda Kecil” dalam bentuk modern.

Menurutnya, sinergi ini bukan ajang persaingan, melainkan upaya saling menguatkan untuk menjadikan Bali–NTB–NTT sebagai destinasi wisata terpadu bertaraf internasional. “Bali selama ini menyumbang sekitar 60 persen kunjungan wisatawan nasional. Kami berharap dampak positifnya dapat dirasakan juga oleh NTB dan NTT. Kita tidak bersaing, tetapi berkolaborasi,” ujar Mulki.

Ia menambahkan, ketiga daerah akan memperkuat promosi bersama, menyusun kalender event terpadu, serta mengembangkan paket perjalanan lintas provinsi guna menarik wisatawan menjelajahi seluruh kawasan Bali–Nusra.

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Iswandi, mengatakan kerja sama regional Bali–NTB–NTT (KR BNN) merupakan strategi nyata untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sesuai arahan pemerintah pusat.

“Gubernur NTB menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen melalui kerja sama lintas wilayah yang konkret dan terukur,” ujarnya. NTB akan menjadi tuan rumah pertemuan lanjutan KR BNN pada November mendatang untuk memperkuat rencana kerja bersama.

Kerja sama tiga provinsi ini tak hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga mencakup pengelolaan komoditas pertanian dan kelautan unggulan dalam kerangka perdagangan antar wilayah. Iswandi menjelaskan, implementasi program akan dimulai pada 2026, ditandai dengan penandatanganan dokumen resmi oleh tiga gubernur yang menegaskan prinsip saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang.

“Melalui penguatan konektivitas darat, laut, dan udara, kita ingin memperlancar arus wisatawan, barang, dan jasa di kawasan timur Indonesia sekaligus memperkokoh posisi Bali–NTB–NTT sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif,” pungkasnya. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer