Mataram (Inside Lombok) – Empat event di Nusa Tenggara Barat (NTB) ditetapkan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata RI. Penetapan tersebut dilakukan setelah NTB mengusulkan delapan event untuk diseleksi pada tahun ini.
“Dari hasil seleksi Kementerian Pariwisata ada empat event yang masuk ke bagian charisma event Nusantara,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, Senin (26/1/2026). Empat event yang lolos yakni Festival Rimpu Mantika di Kabupaten Bima, Alunan Desa Budaya Kabupaten Lombok Timur, Maulid Adat Bayan Kabupaten Lombok Utara, dan Gili Festival Kabupaten Lombok Utara.
Aulia menjelaskan, masuknya sebuah event ke dalam KEN harus melalui sejumlah tahapan dan persyaratan. “Masuk KEN itu ada prosesnya ada syarat dan tahapannya. Tentu ini menjadi salah satu catatan untuk kita bisa untuk mempersiapkan dengan baik untuk masuk ke KEN,” ujarnya.
Ia menegaskan, tidak semua event yang diusulkan dapat terpilih karena seluruh kabupaten/kota di Indonesia juga mengajukan event serupa. Selain itu, terdapat indikator yang harus dipenuhi, termasuk nilai budaya dan dampak yang dirasakan masyarakat. “NTB tidak mengusulkan sendiri, otomatis seluruh daerah mengusulkan juga,” ungkapnya.
Menurut Aulia, indikator penilaian KEN tidak hanya menitikberatkan pada aspek budaya, tetapi juga dampak ekonomi, peningkatan kunjungan wisatawan, serta pelibatan potensi budaya lokal. “Misalnya dampak ekonomi, dampak terhadap angka kunjungan dan pelibatan potensi budaya setempat,” katanya.
Pada tahun 2026, sejumlah event yang diusulkan NTB tidak masuk KEN, salah satunya Perang Topat di Kabupaten Lombok Barat. Aulia menyebut, tidak semua event harus masuk KEN karena kegiatan yang sudah mandiri dinilai lebih baik. “Kegiatan yang menarik wisatawan ini tidak hanya KEN. Tapi KEN ini hanya memberikan kontribusi terhadap angka kunjungan,” ujarnya.
Pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran sebesar Rp200 juta untuk setiap event yang masuk KEN. Adapun delapan event yang diusulkan NTB ke KEN 2026 yakni Alunan Budaya Festival Lombok Timur, Festival Sangian Api Kabupaten Bima, Perang Topat Lombok Barat, Gili Festival Lombok Utara, Festival Rimpu Mantika Kota Bima, Festival Lakey Kabupaten Dompu, Festival Sukarare Begawe Jelo Nyensek Lombok Tengah, dan Maulid Adat Bayan Lombok Utara.

