25.5 C
Mataram
Selasa, 10 Maret 2026
BerandaMataramFormabes Santuni Ratusan Anak Yatim di Masbagik saat Ramadhan

Formabes Santuni Ratusan Anak Yatim di Masbagik saat Ramadhan

Lombok Timur (Inside Lombok) – Forum Masbagik Bersatu (Formabes) memberikan santunan kepada 500 anak yatim di Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, pada kegiatan yang digelar selama bulan Ramadhan. Santunan tersebut diberikan kepada anak yatim yang tersebar di seluruh desa di wilayah kecamatan tersebut sebagai bagian dari kegiatan sosial tahunan organisasi.

Ketua Formabes, Syamsul Huda, mengatakan santunan diberikan kepada 500 anak yatim dari seluruh desa di Kecamatan Masbagik. “Peran para pembina juga sangat berperan penting dalam mendorong dan memberikan semangat di Formabes ini untuk terus menebar kebaikan bagi masyarakat,” paparnya, Senin (9/3).

Ia menjelaskan jumlah penerima santunan tahun ini masih terbatas dibandingkan jumlah anak yatim yang ada. Oleh karena itu, pihaknya berharap jumlah penerima santunan dapat ditingkatkan pada tahun mendatang. Huda juga meminta dukungan dari pemerintah daerah agar jumlah penerima santunan dapat ditambah hingga mencapai 1.000 anak pada tahun berikutnya.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang dilakukan Formabes. Menurutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan dinilai bermanfaat apabila mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk melalui kegiatan santunan bagi anak yatim.

“Ini harus rutin dilaksanakan agar di bulan yang suci ini, para anak yatim dapat merasakan keberkahan dan kegembiraan seperti anak-anak lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Haerul Warisin juga menyinggung satu tahun masa kepemimpinannya sebagai Bupati Lombok Timur. Ia mengatakan upaya menjemput berbagai program dari pemerintah pusat dilakukan untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi.

“Segala anggaran di-efisiensi, jadi satu-satunya untuk menutupi keterbatasan anggaran itu yakni dengan menjemput program langsung ke Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Menurutnya, upaya tersebut dilakukan dengan mendatangi sejumlah kementerian di Jakarta untuk memperoleh program pembangunan yang dapat dilaksanakan di Lombok Timur. “Kalau diundang ke Jakarta, jangan hanya datangi satu saja, rugi kita, tapi hubungi yang lain juga biar sekalian ke beberapa tempat,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer