26.5 C
Mataram
Selasa, 3 Maret 2026
BerandaMataramGemilang Center Berangkatkan Puluhan Mahasiswa NTB Kuliah S1 ke Malaysia

Gemilang Center Berangkatkan Puluhan Mahasiswa NTB Kuliah S1 ke Malaysia

Mataram (Inside Lombok) – Yayasan Gemilang Center melepas 27 calon mahasiswa penerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan strata satu (S1) di Al Bukhari International University, Malaysia, Senin (3/2/2026). Para awardee tersebut diseleksi secara ketat dari sekitar 5.000 pendaftar yang mengikuti proses penjaringan.

Pembina Yayasan Gemilang Center, Zulkieflimansyah mengatakan, dari ribuan pendaftar hanya 27 orang yang dinyatakan lolos seleksi. “Ada 5.000 an yang daftar kita terima 27 orang. Kita seleksi sangat ketat,” katanya.

Ia menyebut, pelepasan ini menjadi langkah generasi muda NTB menempuh pendidikan bertaraf internasional. Menurutnya, program tersebut dapat dikolaborasikan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk menjaring lebih banyak penerima tanpa menggunakan APBD.

“Salah satu Pemrov NTB itu ada beasiswa tanpa APBD. Kita bantu melalui program ini,” katanya.

Zulkieflimansyah yang juga Gubernur NTB Periode 2018-2023 menilai tingginya minat pendaftar menjadi indikator kuatnya keinginan melanjutkan pendidikan. Ia menyebut Al Bukhari International University akan kembali menyediakan kuota untuk NTB pada tahun mendatang.

“Ini kan 4 tahun beasiswanya. Ini S1. Saya kira ini investasi jangka panjang dan bukan program populis untuk jangka panjang,” katanya.

Selain ke Malaysia, Yayasan Gemilang Center juga menjajaki kerja sama dengan universitas di negara lain seperti China. “S2 Ada. Tapi kita sedang menata. Biar nanti kesannya kita tidak mendahului pemerintah provinsi,” katanya.

Ia berharap Gubernur NTB yang menjabat saat ini mempertimbangkan kembali program beasiswa NTB yang telah berjalan. “Mudahan sukses dan mudahan pak Iqbal dalam hal ini Pak Gubernur mempertimbangkan kembali program beasiswa NTB ini,” katanya.

Koordinator Program Beasiswa Yayasan Gemilang Center Sri Hastuti mengatakan pemberangkatan ini merupakan tahap pertama, sementara kerja sama dengan Al Bukhari International University telah berlangsung sejak 2022. Beasiswa pendidikan diberikan penuh oleh pihak universitas, sedangkan Gemilang Center menanggung biaya tiket dan visa.

“Mulai dari biaya SPP, biaya hidup ditanggung oleh Al Bukhari International University. Kalau kita hanya tiket dan visa,” katanya.

Ia menambahkan, persyaratan beasiswa tidak mensyaratkan TOEFL atau IELTS karena beasiswa tersebut dinilai sebagai wakaf dari universitas.

“Syaratnya itu calon mahasiswa tidak mampu. Bahasanya yang penting bisa komunikasi sederhana. English basic. Setelah menyelesaikan studi, mahasiswa tidak diwajibkan langsung kembali ke Tanah Air dan diberikan kesempatan membangun jejaring. Program ini langkah pertama bila ada peluang untuk lanjut S2 ya silahkan. Kita tidak membatasi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer