25.5 C
Mataram
Jumat, 9 Januari 2026
BerandaMataramGubernur NTB Putuskan PT GNE Refocusing Bisnis, Hanya Garap Material Konstruksi

Gubernur NTB Putuskan PT GNE Refocusing Bisnis, Hanya Garap Material Konstruksi

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan kinerja PT Gerbang NTB Emas (GNE). Melalui kebijakan refocusing bisnis, BUMD tersebut diputuskan hanya akan bergerak di sektor material konstruksi guna mengembalikan operasional perusahaan secara normal dan berkelanjutan.

Keputusan itu disampaikan Gubernur dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT GNE yang digelar di Mataram, Rabu (7/1), usai pembahasan panjang bersama Dewan Direksi dan sejumlah pihak yang concern terhadap keberlangsungan BUMD tersebut.

“PT GNE harus fokus. Ke depan hanya bergerak di bidang material konstruksi, mulai dari traffic block yang sudah kompetitif, lalu berkembang ke precast, kraton, dan lini lain yang masih dalam satu ekosistem konstruksi,” tegas Iqbal.

Iqbal menekankan, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya pembenahan menyeluruh terhadap PT GNE, dengan menjadikan berbagai persoalan di masa lalu sebagai pelajaran penting.

“Dalam pikiran saya hanya satu, bagaimana PT GNE bisa berjalan kembali dan menjalankan bisnisnya secara normal. Apa yang terjadi di masa lalu kita jadikan pelajaran. Kesalahan kita catat, lalu kita perbaiki untuk membangun ke depan,” ujarnya.

Menurut Iqbal, tidak ada perusahaan yang dapat berkembang tanpa fokus pada core business. Ia mencontohkan banyak perusahaan besar yang mampu bangkit setelah melakukan re-engineering dan kembali pada bidang usaha utama mereka. Lebih jauh, Iqbal berharap PT GNE dapat berperan sebagai katalisator pembangunan fisik di NTB, khususnya sebagai pemasok utama material konstruksi dalam berbagai proyek strategis daerah.

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Pemerintah Provinsi NTB juga akan melakukan perombakan jajaran Direksi dan Komisaris guna menghadirkan figur-figur profesional yang mampu membawa PT GNE keluar dari krisis dan kembali menjadi BUMD andalan daerah.

Dalam arahannya, Iqbal turut memaparkan rencana besar konsolidasi Badan Usaha Milik Daerah di NTB. Ke depan, hanya akan ada dua holding utama, yakni Bank NTB Syariah sebagai holding sektor keuangan dan NTB Capital sebagai holding sektor non-keuangan. PT GNE akan ditempatkan sebagai anak perusahaan di bawah NTB Capital.

“Konsolidasi ini penting agar BUMD dikelola secara profesional, minim intervensi, dan berorientasi bisnis murni B to B. Pemerintah provinsi cukup berada di level holding,” tegasnya.

Ia menambahkan, PT GNE harus segera melakukan konsolidasi internal, merapikan pembukuan, serta menyusun perencanaan bisnis yang solid agar saat diintegrasikan ke dalam NTB Capital tidak menjadi beban, melainkan kekuatan baru.

Menutup arahannya, Iqbal menyampaikan apresiasi kepada jajaran Komisaris dan Direksi atas berbagai upaya yang telah dilakukan, seraya berharap seluruh catatan dan pelajaran yang ada dapat menjadi fondasi kebangkitan PT GNE ke depan. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer