24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramHadapi Nataru 2026, Bulog NTB Pastikan Stok Beras Aman

Hadapi Nataru 2026, Bulog NTB Pastikan Stok Beras Aman

Mataram (Inside Lombok) – Perum Bulog Kantor Wilayah NTB memastikan ketersediaan beras untuk menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi. Bulog menyatakan stok beras saat ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 15 bulan ke depan dan distribusinya terjamin.

Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan ketersediaan beras di gudang Bulog berada pada level memadai untuk memenuhi lonjakan permintaan yang biasa terjadi pada momentum hari raya keagamaan.

Ia menjelaskan bahwa Bulog telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, mulai dari penguatan cadangan hingga stabilisasi harga. “Saat ini stok tersedia mencapai 167.645 ribu ton termasuk menghadapi Natal dan Tahun Baru serta Lebaran sampai 15 bulan ke depan,” ujarnya, Jumat (28/11).

Bulog juga mendorong percepatan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga harga tetap stabil di masyarakat. Peningkatan pasokan dilakukan melalui berbagai saluran distribusi. “Kami terus melakukan penguatan pasokan, mempercepat penyaluran beras SPHP, serta menjaga ketersediaan di seluruh pasar dan kanal distribusi resmi,” katanya.

Realisasi penyaluran SPHP telah mencapai 16.301 ribu ton melalui pasar tradisional, ritel modern, distributor resmi, dan mitra penyalur lainnya. Bulog NTB juga mempercepat penyelesaian Bantuan Pangan (Banpang) serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Satgas Pangan, dan pemangku kepentingan lain untuk menjaga stabilitas harga serta mencegah spekulasi dan penimbunan.

“Kolaborasi ini diperlukan agar pengawasan di lapangan berjalan optimal, khususnya untuk mencegah spekulasi harga dan penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat,” terangnya.

Koordinasi tersebut juga ditujukan untuk memastikan distribusi beras SPHP berjalan lancar dan merata di seluruh wilayah NTB, terutama daerah yang rawan fluktuasi harga. Bulog meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok mencukupi dan distribusi berjalan sesuai mekanisme.

“Bulog berkomitmen penuh untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan beras bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Bulog NTB juga menyiapkan langkah penguatan cadangan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem atau gangguan logistik pada Desember–Januari. Melalui serangkaian langkah tersebut, Bulog optimistis mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga beras hingga memasuki 2026.

“Kita juga memastikan masyarakat dapat menjalani Natal, Tahun Baru, dan Lebaran dengan aman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan pangan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer