31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramInvestor Pasar Modal Capai 19 Juta, BEI Dorong Inklusi Melalui CMSE 2025

Investor Pasar Modal Capai 19 Juta, BEI Dorong Inklusi Melalui CMSE 2025

Mataram (Inside Lombok) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komitmennya untuk menciptakan pasar modal yang inklusif dan mudah diakses masyarakat melalui gelaran Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BEI membuka kesempatan investasi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengatakan pasar modal kini bukan lagi ranah eksklusif, melainkan terbuka untuk semua kalangan, sejalan dengan tema CMSE 2025. “Satu pasar modal Indonesia mampu membuka berjuta peluang, mulai dari peluang investasi bagi masyarakat, pendanaan bagi perusahaan, hingga pertumbuhan ekonomi bagi bangsa,” ujarnya, Jumat (17/10).

Iman mengungkapkan, pasar modal Indonesia telah menjadi sistem yang modern dan berdaya saing global, namun tetap berlandaskan nilai kebangsaan. Hingga 16 Oktober 2025, jumlah investor pasar modal nasional hampir mencapai 19 juta orang, dengan sekitar 8 juta di antaranya merupakan investor saham. “Ini adalah bukti nyata meningkatnya partisipasi masyarakat,” katanya.

CMSE 2025 juga menjadi puncak kampanye nasional Aku Investor Saham, yang menaungi berbagai program edukasi dan literasi pasar modal. BEI menggencarkan kegiatan ini melalui kolaborasi dengan lembaga pemerintah, komunitas, dan institusi pendidikan, baik secara daring maupun luring.

“Sebelum acara puncak, BEI sukses menggelar Road to CMSE 2025 di berbagai daerah. Kegiatan ini melibatkan puluhan ribu peserta dari beragam kalangan, mencakup program Duta Pasar Modal 2025, Guruku Investor Saham, dan kompetisi investasi,” jelas Iman.

Pada CMSE 2025, BEI menghadirkan 88 booth yang mewakili seluruh ekosistem pasar modal, meliputi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO), anggota bursa, manajer investasi, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan RI, hingga UMKM binaan.

“Semua elemen hadir di sini. Kami memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh informasi dan akses berinvestasi dengan mudah dan terpercaya,” pungkasnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer