27.5 C
Mataram
Kamis, 5 Maret 2026
BerandaMataramJaga Stabilitas Harga Pangan, Bulog NTB Kirim Ribuan Ton Beras ke Bali...

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Bulog NTB Kirim Ribuan Ton Beras ke Bali dan NTT

Mataram (Inside Lombok) – Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan Mobilisasi Nasional (Movenas) komoditas beras dan jagung ke Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mengantisipasi penumpukan stok di gudang menjelang panen raya petani lokal. Pengiriman tersebut dilakukan karena ketersediaan stok beras di gudang Bulog NTB saat ini dinilai mencukupi bahkan melimpah.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan langkah distribusi antarwilayah ini menjadi strategi untuk menjaga keseimbangan stok sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Stok kita sangat mencukupi, bahkan melimpah. Strategi kami adalah mengatur arus distribusi melalui movenas ke wilayah yang membutuhkan. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya, Kamis (5/3).

Berdasarkan data per 3 Maret 2026, realisasi pengiriman sepanjang 2025 mencapai 30.303 ton beras dan 23.596 ton jagung. Sementara pada awal 2026 periode Januari hingga Maret, Bulog NTB telah mengirimkan 6.073 ton beras ke luar daerah.

Ia menjelaskan, Bali dan NTT menjadi dua wilayah utama tujuan distribusi karena kebutuhan pasokan pangan di daerah tersebut kerap bergantung pada suplai dari NTB sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Pengiriman ini juga bertujuan menjaga keseimbangan stok agar gudang tidak mengalami kelebihan kapasitas.

“Dua wilayah utama tujuan pengiriman adalah Bali dan NTT, yang secara kebutuhan pasokan kerap bergantung pada suplai dari NTB sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” terangnya.

Mara menambahkan percepatan distribusi dilakukan untuk memastikan Bulog memiliki ruang yang cukup dalam menyerap gabah dan beras hasil panen petani NTB pada musim panen mendatang.

“Kami ingin memastikan saat panen raya tiba, Bulog siap menyerap hasil produksi petani secara optimal. Distribusi ke luar daerah menjadi solusi cerdas agar stok di gudang tetap terkendali dan perputaran barang tetap sehat,” ungkapnya.

Selain mengatur ketersediaan stok, program Movenas juga diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan baik di tingkat petani maupun konsumen. Bulog NTB saat ini terus berkoordinasi dengan kantor pusat dan wilayah penerima guna memastikan jadwal pengiriman berjalan sesuai rencana.

“Dengan strategi ini, kami di Bulog NTB optimistis stabilitas pangan regional akan tetap kokoh di tengah dinamika permintaan pasar yang fluktuatif,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer