Mataram (Inside Lombok) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mataram menggelar workshop gizi olahraga yang diikuti puluhan pelatih cabang olahraga, Sabtu (13/12). Kegiatan ini bertujuan memaksimalkan persiapan atlet dengan meningkatkan pemahaman pelatih terhadap kebutuhan gizi sebagai penunjang performa.
Ketua KONI Kota Mataram, Firadz Pariska, mengatakan pemenuhan gizi atlet tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap performa saat latihan maupun pertandingan. “Ada bagaimana memenuhi asupan gizi pada atlet tersebut. Dengan adanya gizi yang baik performa atlet ini akan lebih berkembang,” katanya.
Ia menjelaskan, workshop gizi ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah program sebelumnya, termasuk pemeriksaan hemoglobin (HB) atlet yang masih menemukan kondisi belum normal pada sebagian atlet. Selain itu, KONI Kota Mataram juga telah menggelar pelatihan penanganan cedera sebagai bagian dari rangkaian optimalisasi pembinaan atlet.
Menurut Firadz, nutrisi menjadi pondasi penting dalam membentuk performa atlet yang optimal. Gizi yang baik berfungsi menjaga daya tahan tubuh, mempercepat pemulihan setelah latihan, serta meminimalkan risiko cedera dalam program pemusatan latihan daerah (Pelatda). “Recoverynya bisa lebih cepat,” ungkapnya.
Workshop gizi olahraga ini juga merupakan implementasi dari pelatihan yang diikuti tim satuan pelaksana KONI Kota Mataram di Yogyakarta beberapa waktu lalu. “Ini implementasi ilmu yang didapatkan saat pelatihan,” tegas Firadz.
Sebagai tahap lanjutan menjelang pertandingan, KONI Kota Mataram juga merencanakan pemberian pelatihan mental bagi para atlet. “Kita juga akan memberikan pelatihan mental kepada para atlet,” katanya.

