Mataram (Inside Lombok) – Selama Ramadan ini sejumlah ruas jalan di Kota Mataram rawan macet. Dinas Perhubungan Kota Mataram pun sudah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik dan memaksimalkan pengawasan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, Zulkarwin mengatakan pemetaan titik rawan kemacetan sudah dilakukan. Nantinya ruas jalan tersebut akan dimaksimalkan dengan penempatan personel. “Personel bisa kami siagakan lebih banyak di lokasi yang macet,” katanya.
Kemacetan arus lalu lintas terjadi pada sejumlah titik terutama menjelang waktu berbuka puasa. Salah satunya di lokasi-lokasi pusat-pusat penjualan takjil. “Tahun-tahun sebelumnya pengaturan lalu lintas bersama pihak kepolisian dan pihak terkait dan memastikan warga masyarakat ketika menjelang berbuka dan nanti mendekati Idulfitri nanti tidak terlalu macet,” katanya.
Kawasan yang kerap terjadi kemacetan yaitu di pusat-pusat perbelanjaan, seperti di Jalan Airlangga Gomong, Ampenan, Rembiga, dan pusat perbelanjaan kawasan Cakranegara. Ia mengatakan, setiap hari Dishub menyiagakan satu regu sebanyak 17 orang. Belasan petugas tersebut nantinya akan disebar ke lokasi rawan kemacetan.
Dishub Kota Mataram juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengurai kemacetan. “Kawan-kawan ini 17 orang dan kita maksimalkan. Kalau memang padat sekali seperti di Dakota dan Cakra itu kita tambah anggota disitu,” katanya
Tidak saja Dinas Perhubungan, pihak kelurahan juga dan camat membantu untuk mengurai kemacetan. Misalnya membantu mengatur parkir kendaraan agar tidak menggunakan badan jalan. “Kendaraan yang parkir di badan jalan, bisa memicu kemacetan arus lalu lintas,” katanya.
Salah satu pemicu kemacetan yaitu adanya kendaraan yang parkir di badan jalan. Kondisi ini terjadi karena muncul pedagang takjil musiman di sejumlah ruas jalan Kota Mataram. “Kondisi itulah, yang bisa memicu terjadinya parkir di badan jalan dan kemacetan arus lalu lintas,” katanya.
Sementara itu, pengawasan akan dimaksimalkan pada 10 hari terakhir Ramadan. Karena biasanya kepadatan arus lalu lintas akan terjadi di pusat perbelanjaan. “Karena itu, petugas yang kami siagakan bertugas sampai malam hingga aktivitas pusat perbelanjaan tutup,” katanya. (azm)

