Mataram (Inside Lombok) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Indah Dhamayanti Putri, mendorong siswa SMK Negeri 3 Kota Bima agar mampu menangkap peluang pasar dari kreativitas yang dimiliki, khususnya di sektor ekonomi kreatif. Hal itu disampaikan saat bersilaturahmi dengan guru dan siswa dalam rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi NTB, Senin (2/3).
Dalam kunjungan tersebut, Indah meninjau berbagai karya dan inovasi siswa, mulai dari desain busana hingga produk kreatif lainnya. Ia menilai potensi tersebut perlu diarahkan agar memiliki nilai tambah ekonomi dan tidak berhenti pada aspek estetika.
“Kita melihat sendiri kreativitas anak-anak yang luar biasa. Tinggal bagaimana sekolah mampu membaca dan memetakan peluang pasarnya,” ujarnya.
Ia mencontohkan kebutuhan souvenir pada kegiatan pernikahan di Bima yang bersifat rutin dan memiliki volume besar. Menurutnya, peluang tersebut dapat dimanfaatkan sekolah kejuruan sebagai ruang praktik kewirausahaan dan inkubasi usaha bagi siswa.
Selain itu, Indah menekankan pentingnya peningkatan kapasitas lulusan, terutama penguasaan bahasa Inggris untuk memperluas akses kerja dan jejaring usaha. “Penguatan bahasa menjadi penting agar lulusan memiliki daya saing yang lebih tinggi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti isu kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk perundungan di lingkungan sekolah. Indah meminta siswa tidak ragu melapor serta memastikan setiap bentuk kekerasan ditangani secara tegas dan sistematis. Sejumlah siswa menyampaikan pihak sekolah telah melakukan pencegahan melalui organisasi kesiswaan, sosialisasi rutin, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi. Wagub mengapresiasi langkah tersebut dan berharap sekolah tetap menjadi ruang yang aman dan inklusif bagi peserta didik.

