31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramKurangi Sampah, Pemkot Mataram Tambah Satu Insinerator pada 2026

Kurangi Sampah, Pemkot Mataram Tambah Satu Insinerator pada 2026

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram akan menambah satu unit insinerator pada 2026 untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah, sementara alokasi anggaran untuk armada pengangkut tidak tersedia pada tahun tersebut. Penambahan ini dilakukan di TPS Sandubaya yang saat ini memiliki tiga unit insinerator.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi mengatakan penambahan satu unit insinerator pada 2026 akan meningkatkan jumlah alat pembakar sampah menjadi empat unit. Ia menyebut langkah ini diharapkan dapat memaksimalkan proses pembakaran sampah. “Tahun depan kita fokus tambah insenerator lagi satu. Kalau untuk 2026 jadi empat unit,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini Dinas Lingkungan Hidup telah menambah empat unit truk berkapasitas kecil yang akan mulai dioperasikan pada akhir tahun. Namun, truk tersebut belum dilengkapi bak karena belum termasuk dalam paket pengadaan. “Pengadaan tahun ini tapi belum ada baknya. Karena baknya ini belum termasuk dalam pengadaan. Kita operasikan di jalan protokol dulu,” katanya.

Denny menambahkan bahwa armada pengangkut sampah yang ada akan dimaksimalkan penggunaannya. Perbaikan dilakukan pada kendaraan yang mengalami kerusakan, termasuk pemanfaatan armada hasil hibah. “Yang rusak kita perbaiki, kemudian yang hibah kita juga pergunakan,” katanya.

Saat ini, total armada truk pengangkut sampah berjumlah 35 unit, dengan 25 unit di antaranya berada dalam kondisi baik. Denny mengatakan sebagian kendaraan lainnya mengalami kerusakan. “Tidak sehat semua. Ada yang rusak,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada anggaran untuk pengadaan dump truk pada 2026, sehingga fokus penggunaan anggaran dialihkan pada penambahan insinerator. “Belum ada untuk armada. Makanya untuk tahun 2026 itu kita fokuskan untuk insinerator lagi satu,” katanya.

- Advertisement -

Berita Populer