31.5 C
Mataram
Kamis, 12 Maret 2026
BerandaMataramMataram Dibanjiri Pemburu Baju Lebaran, Pemkot Antisipasi Potensi Kemacetan

Mataram Dibanjiri Pemburu Baju Lebaran, Pemkot Antisipasi Potensi Kemacetan

Mataram (Inside Lombok) – Aktivitas pusat perbelanjaan di Kota Mataram mulai meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mengantisipasi potensi kemacetan, keamanan, serta keberadaan anak jalanan dan pengemis seiring meningkatnya kunjungan masyarakat ke toko-toko pakaian di wilayah tersebut.

Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, mengatakan toko fashion di Kota Mataram mulai ramai diserbu pembeli, tidak hanya dari warga kota tetapi juga dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi NTB. Ia meminta para pelaku usaha memberikan pelayanan maksimal kepada pengunjung, termasuk menyediakan area parkir yang memadai agar tidak menimbulkan kemacetan di sekitar pusat perbelanjaan.

“Keamanan jangan sampai terjadi insiden yang tidak kita inginkan. Ada pencopetan dan sebagainya,” katanya, Rabu (11/3/2026).

Martawang juga mendorong pelaku usaha menyiapkan sarana pendukung yang dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung selama berbelanja di bulan Ramadhan. Misalnya dengan menyediakan tempat berfoto sehingga pengunjung dapat mengabadikan momen saat berbelanja.

“Sehingga kita pastikan mereka yang belanja ini memiliki kesan yang positif di Kota Mataram. Sebagai pusat perdagangan dan jasa di NTB,” katanya.

Selain pelayanan, Pemkot Mataram juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak menaikkan harga secara berlebihan selama periode menjelang Lebaran. “Jangan aji mumpung,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Pemkot Mataram bersama pihak kepolisian akan mengundang para pelaku usaha pakaian untuk membahas pengelolaan aktivitas perdagangan selama Ramadhan dan menjelang Lebaran. “Dalam waktu dekat kita akan mengundang. Dan yang akan mengundang itu dari pihak Polres,” imbuhnya.

Ia mengakui sejumlah ruas jalan di kawasan pusat perbelanjaan Kota Mataram rawan mengalami kemacetan pada periode tersebut. Untuk mengantisipasi hal itu, aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Mataram akan menambah personel dan melakukan pengaturan arus lalu lintas.

“Itu akan mendapatkan perhatian khusus. Kita pastikan supaya titik tertentu tambah personil dan mungkin rekayasa yang akan dilakukan,” katanya.

Selain itu, Pemkot Mataram juga melakukan pengawasan terhadap keberadaan anak jalanan dan pengemis di sekitar pusat perbelanjaan agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung. “Jangan sampai memanfaatkan kesempatan, sehingga terkesan banyak sekali,” katanya.

- Advertisement -

Berita Populer