27.5 C
Mataram
Senin, 2 Februari 2026
BerandaMataramPathul Bahri Paparkan Capaian Pembangunan pada HUT ke-80 Loteng

Pathul Bahri Paparkan Capaian Pembangunan pada HUT ke-80 Loteng

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Bupati Lombok Tengah (Loteng), Lalu Pathul Bahri, menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Loteng di halaman Kantor Bupati, Selasa (15/10).

“Delapan puluh tahun perjalanan ini adalah bukti bahwa kekuatan terbesar Loteng bukan pada beton dan baja, tetapi pada rakyatnya yang bersatu,” ujarnya dalam pidatonya.

Pathul mengajak seluruh masyarakat meneladani semangat para pendiri Loteng yang telah berjuang dan berkorban membangun daerah. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada para bupati terdahulu, mulai dari Lalu Srinata hingga pasangan Suhaili–Pathul Bahri, yang dinilainya memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Pathul memaparkan capaian pembangunan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Loteng, M. Nursiah, melalui visi besar Masmirah (Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Harmonis). Ia menyebut, sejak tahun 2021 hingga 2025, pemerintah Loteng telah mengangkat 9.795 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk 4.546 PPPK paruh waktu yang tengah dalam proses pengangkatan.

Pathul menambahkan, tingkat kemiskinan turun dari 13,44 persen menjadi 12,07 persen, sementara kemiskinan ekstrem menurun dari 3,40 persen menjadi 0,72 persen—terendah di Nusa Tenggara Barat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 66,72 menjadi 70,4, dan pertumbuhan ekonomi naik dari 4,03 persen menjadi 5,77 persen, tertinggi di provinsi.

Ia juga menyebut kasus stunting turun dari 21,81 persen menjadi 10,49 persen, sedangkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 99,65 persen, menjadikan Loteng sebagai salah satu daerah dengan jaminan kesehatan tertinggi di Indonesia.

Di bidang infrastruktur, pemerintah Loteng membangun 719 kilometer jalan mantap, 751 sumur bor, dan 2.616 rumah layak huni. Pembangunan juga dilakukan di sektor pendidikan dengan tambahan 341 SMP, 583 SD, dan 92 PAUD, serta perluasan akses air bersih hingga mencakup 75 persen masyarakat.

“Untuk mempercepat pelayanan publik di tingkat bawah, pemerintah menyalurkan motor dinas kepada 1.874 kepala dusun dan lingkungan agar pelayanan bisa lebih cepat dan menjangkau masyarakat secara langsung,” tandas Pathul.

- Advertisement -

Berita Populer