25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramPelaku Wisata NTB Dilatih Tangani Trauma Berat untuk Tingkatkan Keamanan Wisatawan

Pelaku Wisata NTB Dilatih Tangani Trauma Berat untuk Tingkatkan Keamanan Wisatawan

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC), Pemerintah Inggris, dan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD NTB mengadakan pelatihan penanganan trauma berat bagi pekerja di industri pariwisata. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 20–21 Oktober 2025, di Prime Park Hotel, Mataram.

Sebanyak 50 peserta dari berbagai hotel dan bidang pelayanan tamu mengikuti pelatihan bertajuk “Facilitate First Aid Major Trauma Training Delivery & Mentorship Programme”. Delapan instruktur dari Polda Bali menjadi pelatih utama, berbagi pengalaman tentang penanganan pertolongan pertama pada situasi darurat dan cedera berat.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, yang hadir membuka kegiatan tersebut, menekankan pentingnya peningkatan keterampilan tanggap darurat di sektor pariwisata. “Keselamatan wisatawan dan pekerja menjadi tanggung jawab bersama. Kesiapan tenaga pariwisata dalam menghadapi keadaan darurat adalah bagian dari pelayanan profesional,” ujarnya, (21/10).

Menurut Aulia, kemampuan dasar dalam penanganan trauma penting untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan memenuhi standar internasional. Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata NTB.

Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan pertolongan pertama, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keamanan di sektor wisata. Setiap peserta akan memperoleh sertifikat resmi setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui program tersebut, para peserta diharapkan dapat menjadi tenaga siap tanggap di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus memperkuat citra NTB sebagai destinasi wisata yang aman dan ramah bagi wisatawan. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer