31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramPemkot Mataram Mulai Bangun Dapur MBG pada Desember 2025

Pemkot Mataram Mulai Bangun Dapur MBG pada Desember 2025

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram memastikan pembangunan dapur makan siang bergizi gratis (MBG) akan dimulai pada Desember mendatang. Meski terjadi pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD), program ini tetap berjalan karena termasuk dalam program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram, M. Ramadhani, mengatakan program prioritas seperti MBG dan koperasi desa kelurahan merah putih (KDK-MP) tetap menjadi fokus pelaksanaan pemerintah daerah.

“Program itu nanti akan direalisasikan di daerah yang bersentuhan langsung ke masyarakat. Misalnya MBG, Koperasi Merah Putih, tiga juta rumah. Kira-kira program apa yang bisa dikolaborasikan dengan pemerintah pusat. Daerah diminta mengusulkan dan mengajukan proposal lagi,” ujarnya, Selasa (11/11).

Ramadhani menyebut, dari tiga lokasi yang diusulkan untuk pembangunan dapur MBG, baru satu yang disetujui pemerintah pusat. “Kita sudah usulkan tiga tapi baru disetujui satu lokasi,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh administrasi pembangunan, termasuk kejelasan lahan, harus sudah rampung pada November agar pembangunan dapat dimulai Desember. “Dia harus clear tanah dan Desember dibangun,” tegasnya.

Anggaran pembangunan dapur MBG bersumber dari pemerintah pusat. Ramadhani menjelaskan, sebagian dana daerah yang ditarik kemungkinan dialihkan untuk mendukung pembangunan dapur tersebut. “Ini kayaknya uang daerah yang ditarik itu salah satunya. Uang dialihkan tapi MBG dibangun,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengatakan pemerintah pusat meminta setiap pemerintah daerah membangun tiga unit dapur MBG. Namun, hingga saat ini Kota Mataram baru memiliki satu unit. “Kebutuhan kan banyak. Tidak hanya untuk SD tapi juga sekolah-sekolah swasta,” katanya.

Alwan menambahkan, Pemkot hanya menyiapkan lahan, sedangkan pembangunan dan fasilitas dapur dibiayai oleh Badan Gizi Nasional (BGN). “Ini kita lahan dari pemkot. Kalau khusus untuk semua-semua itu dari BGN. Kita siapkan lahan,” jelasnya.

Setelah lokasi disetujui, Pemkot Mataram dan BGN akan menandatangani nota kesepahaman (MoU). “Ini milik Pemkot yang kita ajukan. Kalau lokasi ini disetujui baru kita kerja sama MoU dengan BGN,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer