Mataram (Inside Lombok) – Pembangunan Pasar Ikan Bersih di Ampenan akan segera direalisasikan. Pasar ikan tersebut nantinya akan terintegrasi dengan Huntara dan Rusunawa sehingga bisa menjadi kampung nelayan.
Kepala Dinas Perikanan Kota Mataram, Irwan Harimansyah, mengatakan proyek pembangunan Pasar Ikan Bersih ini akan mulai ditender pekan depan. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk proyek Pasar Ikan Bersih ini sebesar Rp550 juta. “Kalau higienis itu harus tertutup, menggunakan cold storage, dan ruangan ber AC. Ini nanti terbuka seperti pasar yang lain,” katanya.
Jumlah los pasar yang akan dibangun sekitar 40 dengan ukuran 4X4 meter. Luas lahan pembangunan pasar ini 1,2 hektar. Namun lahan ini tidak saja untuk pasar, melainkan juga Rusunawa para nelayan. Dengan konsep tersebut, Pemkot Mataram mengintegrasikan dengan program nasional yaitu Kampung Nelayan. Dimana, hasil tangkapan nelayan bisa langsung dijual di pasar tersebut. “Kalau Kampung Nelayan itu harus ada pasar ikannya,” kata Irwan.
Diterangkan Irwan, setelah pasar ikan baru selesai dibangun, maka secara langsung para pedagang akan pindah. Bahkan rencana ini sudah disosialisasikan dengan para pedagang sebagai langkah antisipasi jika kedepannya ada penolakan. “Mereka adalah pedagang pengepul, bukan pedagang eceran. Kita sudah kumpulkan semua pedagang dan pengepul yang ada di sana. Jadi kami sudah dua kali pertemuan dan sudah disepakati untuk membentuk Pasar Ikan Bersih itu,” ungkapnya.
Meski lokasi pedagang tidak lagi di pinggir jalan, dipastikan tidak akan mempengaruhi para pembeli. Pasalnya, para pedagang yang selama ini berjualan tersebut bukan hanya pengecer melainkan kebanyakan pengepul. “Pasti para pedagang ini dicari meski ada di dalam. Nanti segala jenis ikan di jual di sana,” katanya.

