Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan membuka donasi bagi masyarakat yang terdampak bencana di tiga daerah, dengan mekanisme penggalangan dana yang dapat diikuti seluruh masyarakat NTB. Langkah ini diambil setelah pegawai Pemprov NTB lebih dulu mengumpulkan bantuan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan skema donasi dan berkoordinasi dengan BNPB untuk memperbarui informasi terkait kebutuhan korban. “Sedang kita siapkan. Kita juga sudah koordinasi juga dan menunggu update informasi dari BNPB,” katanya.
Melalui koordinasi tersebut, pemerintah ingin memastikan bentuk bantuan yang paling dibutuhkan, baik uang maupun barang. Iqbal menambahkan bahwa pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi bencana di sejumlah wilayah NTB yang belakangan kerap mengalami banjir dan longsor. “Kita sendiri juga mengantisipasi bencana di daerah,” ungkapnya.
Melihat tingginya frekuensi bencana, Pemprov NTB memutuskan untuk merayakan HUT NTB ke-67 dengan zikir bersama tanpa pesta perayaan. “Tidak perlu ada pesta-pesta tahun baru. Apalagi saat ini kondisi warga kita sedang tertimpa bencana mulai Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” katanya.
Iqbal tidak menetapkan target khusus untuk penggalangan dana tersebut, karena donasi ditujukan sebagai bentuk solidaritas masyarakat NTB terhadap para korban. “Kita ini menunjukkan solidaritas buat yang bencana. Kita juga antisipasi bencana,” katanya.

