31.5 C
Mataram
Kamis, 27 Februari 2025
BerandaMataramPenanganan Tanggul Jebol di Mataram Diharap Bisa Pakai Dana Pokir Dewan

Penanganan Tanggul Jebol di Mataram Diharap Bisa Pakai Dana Pokir Dewan

Mataram (Inside Lombok) – Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah lokasi di Kota Mataram tergenang. Kondisi ini disebabkan karena ada tanggul yang jebol. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Lale Widiahning mengatakan telah menyiapkan skenario untuk intervensi sejumlah tanggul yang jebol akibat cuaca ekstrem itu.

“Selama sepekan mengakibatkan sejumlah tanggul jebol pada beberapa aliran air sungai dan menyebabkan air masuk ke pemukiman warga,” katanya, Senin (17/2) pagi. Ia menyebutkan, tanggul jebol itu antara lain di Lingkungan Marong, Selaparang, dan pada aliran Sungai Jangkuk. Selain itu, kali Unus di perbatasan Karang Genteng, dan Kali Ancar terdampak di Karang Tumbuk dan Kekalik Jaya.

Debit air yang cukup besar menjadi salah satu penyebab tanggul sungai tersebut jebol. Hujan terjadi terus menerus selama hampir sepekan. Kerusakan tanggul itu tersebut juga dipicu arus air sungai keras sehingga terjadi kerusakan tanggul rata-rata mencapai 50-75 meter per titik.

“Intervensi sementara kita yaitu semua titik tanggul jebol sudah dibuatkan tanggul sementara. Kita pakai karung berisi pasir. Kecuali untuk kerusakan tanggul di Lingkungan Marong aliran air Kali Jangkuk,” ujarnya.

Khusus untuk perbaikan tanggul di Marong, sambung Lale sapaan akrabnya, langsung ditangani permanen. Di mana, penanganan yaitu dengan pemasangan batu bronjong menggunakan dana pokir anggota dewan setempat.

Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk menentukan panjang dan kedalaman bronjong yang akan dipasang. Apakah dengan anggaran sekitar Rp200 juta, bisa memasang bronjong hingga 150 meter atau tidak. “Jika tidak memungkinkan, kami prioritaskan tangani titik terparah yakni sekitar 30 meter,” katanya.

Penanganan tanggul yang jebol di beberapa lokasi lainnya, Dinas PUPR Kota Mataram mengharapkan bisa ditangani dengan menggunakan dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kota Mataram. Artinya, masing-masing dewan yang ada di daerah pemilihan atau dapil setempat bisa mengalihkan pokir yang dimiliki ke penanganan bencana.

“Insyaallah, kalau para anggota dewan di masing-masing dapil sepakat seperti di Marong, Selaparang. Maka semua tanggul jebol bisa langsung gunakan skenario intervensi permanen tahun ini,” ungkapnya.

Dengan skenario ini ungkap Lale, maka bisa menghindari dampak yang lebih luas dari tanggul saat ini. Masyarakat bisa terhindar dari dampak banjir susulan terutama ketika terjadi cuaca ekstrem seperti pekan kemarin. “Masyarakat yang tinggal dipinggir sungai bisa merasa lebih aman dan nyaman,” ujar Lale. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer