26.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaMataramPenanggulangan Dampak Banjir Mataram, Perbaikan Tiga Jembatan Jadi Prioritas

Penanggulangan Dampak Banjir Mataram, Perbaikan Tiga Jembatan Jadi Prioritas

Mataram (Inside Lombok) – Sekitar lima jembatan putus akibat banjir bandang yang terjadi di Kota Mataram pada 6 Juli 2025 lalu. Dari jumlah ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram akan memperbaiki tiga jembatan menjadi prioritas.

“Kita sudah detailkan. Sudah memilah anggarannya. Sekarang kita mengkaji kembali karena jembatan tidak main-main. Target kita tiga jembatan dulu sekarang,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning.

Ia mengatakan, tiga jembatan yang menjadi prioritas pengerjaan tahun ini yaitu Karang Kemong, jembatan di perumahan Mahkota Bertais, dan Pandan Salas. Untuk pengerjaan jembatan di lingkungan Pandan Salas, membutuhkan anggaran sekitar Rp300 juta. “Itu tidak ditender kita langsung penunjukan langsung (PL) nanti,” katanya.

Sementara pengerjaan jembatan di Karang Kemong dan Perumahan Mahkota membutuhkan anggaran yang cukup besar. Misalnya di jembatan Karang Kemong membutuhkan anggaran sebesar Rp2,3 miliar.

Jembatan di Karang Kemong ini akan bangun sepanjang 12 meter di luar dari bronjong yang sudah dipasang. Konstruksi jembatan yang akan dibangun ini dipastikan lebih kuat dari sebelumnya. “Harus lebih kuat,” katanya.

Sedangkan untuk jembatan yang ada di Mahkota Bertais sebesar Rp2,8 miliar. Dimana, alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan salah satu fasilitas umum ini lebih besar dari yang lain. Pasalnya, pemda Kota Mataram akan membangun selebar 10 meter. “Di Mahkota ini yang paling besar. Karena lebarnya 10 meter,” katanya.

Melihat lebar jembatan yang terlalu besar, Pemda Kota Mataram akan memperkecil sekitar menjadi 6 atau 7 meter. Kebijakan ini karena melihat akses tersebut hanya akan dilalui oleh satu kawasan saja.

“Itu hanya satu permukiman saja. Kita kunci dulu pagunya. Kalau dari pagu itu tidak bisa mengerjakan 10 meter maka kita akan kecilkan nantinya. Tapi kalau lihat fungsinya sudah bisa berfungsi untuk dua jalur,” tegas Lale.

Sementara untuk panjang jembatan akan disesuaikan dengan kondisi sungai. Dimana, panjang jembatan yaitu 10 meter dimana sebelumnya hanya lima meter. “Kalau kita lihat struktur tanah itu kan lebih banyak urugan. Kita panjangkan dulu menurut sungai yang ada,” jelas Lale. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer