25.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaMataramPenggunaan Bahasa Indonesia Diharapkan Mendominasi di Ruang Publik

Penggunaan Bahasa Indonesia Diharapkan Mendominasi di Ruang Publik

Mataram (Inside Lombok) – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar puncak peringatan Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2025 dengan komitmen mendorong penggunaan bahasa Indonesia yang lebih baik di ruang publik dan dalam naskah dinas.

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Dwi Pratiwi, mengatakan sebanyak 13 lembaga menerima penghargaan atas penggunaan bahasa Indonesia yang dinilai baik dan benar di lingkungan kerja maupun ruang publik. “Kami berharap dari pemberian penghargaan kepada lembaga pengguna bahasa Indonesia ini maka wajah bahasa Indonesia di ruang publik lebih baik lagi,” ujarnya, Kamis (30/10).

Selain penghargaan kepada lembaga, Balai Bahasa juga memberikan apresiasi kepada sembilan sekolah pegiat Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) yang terdiri dari tiga SD, tiga SMP, dan tiga SMA. “Salah satu dari sekolah tersebut, SMP Negeri 7 Mataram, mendapat penghargaan di tingkat nasional,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi, Balai Bahasa NTB menyalurkan buku cerita anak terjemahan berbahasa Indonesia dan bahasa daerah kepada 107 sekolah dengan indeks literasi rendah. “Tujuan kami memberikan buku bantuan tersebut untuk sekolah yang indeks literasinya masih rendah,” jelasnya.

Dwi Pratiwi menambahkan, buku-buku tersebut diharapkan dapat mendorong anak-anak membaca hingga memahami isi bacaan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa daerah. Ia juga menyebut pihaknya telah meluncurkan buku Pedoman Benar-benar Membaca dan Membaca Benar-benar sebagai panduan literasi dasar.

Selain itu, Balai Bahasa NTB juga menyusun daftar kosakata sederhana bahasa Indonesia yang akan dipasang di sejumlah destinasi wisata agar wisatawan dapat mempelajari bahasa nasional. “Harapan kami wisatawan asing menguasai kosakata bahasa Indonesia yang sederhana,” katanya.

Beberapa destinasi wisata yang akan dilengkapi dengan kosakata sederhana tersebut antara lain Desa Bilebante di Lombok Tengah, Sembalun di Lombok Timur, Desa Kuta di Lombok Tengah, dan Tanjung di Lombok Utara. “Itu nanti kami akan titipkan untuk dipublikasikan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer