25.5 C
Mataram
Sabtu, 14 Maret 2026
BerandaMataramPenyaluran Dipercepat, Ratusan Ribu Warga NTB Terima Bantuan Pangan

Penyaluran Dipercepat, Ratusan Ribu Warga NTB Terima Bantuan Pangan

Mataram (Inside Lombok) – Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada ratusan ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di NTB menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Percepatan distribusi dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H.

Wakil Pemimpin Wilayah Bulog NTB, Rizal P. Sukmadijaya, mengatakan langkah percepatan dilakukan agar masyarakat lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok. “Mengingat saat ini mendekati hari besar keagamaan, kita lakukan percepatan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan sembako, khususnya beras dan minyak goreng,” ujarnya, Jumat (13/3).

Berdasarkan data Bulog, total penerima bantuan pangan di NTB mencapai 851.131 keluarga. Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh paket bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. “Itu kurang lebih sekitar 851.131 penerima bantuan pangan yang nanti akan salurkan dengan jumlah beras sekitar 17 ribu ton dan minyak 3,4 juta liter,” tuturnya.

Penyaluran bantuan diawali di wilayah Kota Mataram pada Februari dan Maret sebelum dilanjutkan ke seluruh kabupaten/kota di NTB. Bulog menargetkan proses distribusi rampung pada awal April. “Targetnya rampung insya allah kita upayakan di awal-awal April sudah selesai,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Mataram juga melakukan peluncuran penyaluran bantuan pangan secara resmi. Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, menyebutkan terdapat 46.983 penerima bantuan di wilayah Kota Mataram yang tersebar di enam kecamatan, 50 kelurahan, dan 325 lingkungan.

“Ini adalah bagian dari persiapan menjelang Idulfitri 1447 H. Pemerintah Kota bersama Bulog ingin memastikan beban masyarakat berkurang,” katanya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu kondisi ekonomi rumah tangga masyarakat sehingga dapat menyambut Idulfitri dengan lebih tenang di tengah fluktuasi harga pangan. “Mudah-mudahan ini bisa membuat kita semua berbahagia bersama. Semua harus tertawa, senyum, dan gembira menyambut Idulfitri,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer