25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramPerkuat Ketahanan Pangan, Shinta Dukung Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan

Perkuat Ketahanan Pangan, Shinta Dukung Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan

Mataram (Inside Lombok) – Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram ikut menggencarkan tanam cabai di pekarangan rumah dan ruang potensial lainnya. Program ini dinilai sangat bagus terutama membantu masyarakat memperkuat ketahanan pangan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Shinta Primasari mengatakan langkah tanam cabai di pekarangan dikembangkan dengan membagikan bibit kepada wali murid yang ada di beberapa sekolah. “Jadi waktu reses kemarin ada kepala sekolah TK di Pagutan meminta bibit cabai,” katanya.

Menurut Shinta, gerakan menanam cabai di pekarangan merupakan langkah kecil yang memberikan dampak yang cukup besar. Apalagi, cabai menjadi salah satu komoditas pertanian yang kerap menyumpang inflasi di NTB.

Lewat gerakan menanam cabai ini, setidaknya salah satu kebutuhan ibu rumah tangga dalam hal bumbu dapur terpenuhi. “Gerakan apapun meski kecil sangat berguna untuk memulai. Daripada kita banyak mengeluh. Percuma mengeluh nggak akan selesaikan masalah,” ucap politisi Demokrat ini.

Untuk langkah pertama, politisi perempuan ini sudah membagikan 50 bibit cabai kepada wali murid di salah satu TK di Kota Mataram. Bibit yang dibagikan ditanam bersama dan nantinya diharapkan bisa memperkuat ketahanan pangan di Kota Mataram apalagi ketika terjadi fluktuasi harga. “Saya bagikan 50 bibit cabai untuk wali murid. Ini juga ide dari kepala sekolah dan akhirnya bisa direalisasikan untuk menanam cabai,” katanya.

Bahkan, Pemkot Mataram mencanangkan penanaman cabai serentak yang akan dimulai pada 16 Juni pekan depan. Gerakan ini sebagai salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.

Dalam pencanangan nantinya akan melibatkan sekitar 80 ribu peserta. Puluhan ribu peserta ini dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, pejabat public, Aparatur Sipil Negara, tokoh masyarakat hingga komunitas. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer