25.5 C
Mataram
Kamis, 12 Maret 2026
BerandaMataramPertamina Jamin Stok Energi Jatimbalinus Aman, Konsumsi BBM Gasoline Diprediksi Melonjak Saat...

Pertamina Jamin Stok Energi Jatimbalinus Aman, Konsumsi BBM Gasoline Diprediksi Melonjak Saat Mudik

Mataram (Inside Lombok)- Menyambut momentum Ramadhan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) tancap gas memastikan ketahanan energi. Untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat serta sektor pariwisata, Pertamina resmi menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idulfitri (RAFI) mulai 9 Maret hingga 1 April 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan empat fase puncak mobilitas nasional. Arus mudik diprediksi mencapai puncaknya pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret, sementara arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.

“Seiring meningkatnya perjalanan mudik, konsumsi BBM jenis Gasoline diproyeksikan melonjak 11,9% dari rata-rata normal 18.430 KL/hari. Sebaliknya, konsumsi Gasoline diprediksi turun 9,8% menjadi sekitar 7.942 KL/hari karena melambatnya aktivitas industri selama libur panjang,” ujarnya, Kamis (12/3).

Sedangkan kebutuhan Rumah Tangga konsumsi Mitan diperkirakan meningkat 7,3% dari normal harian 375 KL/hari dan LPG meningkat 3,5% dari normal harian 6.567 MT/hari. Selain BBM dan LPG, pasokan Avtur juga dipastikan cukup untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus mudik dan arus balik di wilayah Jatimbalinus.

“Untuk sektor Aviasi, kami juga telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus mudik dan arus balik,” tuturnya.

Konsumsi Avtur untuk penerbangan di Jatimbalinus kali ini diprediksi turun sebesar 6,1% dari rerata normal harian 3.316 KL/hari. Konsumsi ini mengalami penurunan dikarenakan tidak terdapatnya penerbangan komersil saat Hari Raya Nyepi di Bandara Ngurah Rai dan adanya cancel flight rute Timur Tengah.

“Untuk memastikan distribusi yang merata, kami Pertamina mengoptimalkan 1.482 SPBU, 900 Prestashop, dan 1.296 Agen LPG di seluruh wilayah Jatimbalinus. Selain itu layanan tambahan disiapkan untuk menjangkau pemukiman hingga jalur wisata,” terangnya.

SPBU Siaga 24 Jam mulai dari Jawa Timur sebanyak 564, Bali 57, NTB 10 dan NTT 13. Total keseluruhan ada 644 SPBU. Kemudian agen LPG siaga di wilayah Jawa Timur 909, Bali 37, NTB 91 dan NTT 3 dengan total keseluruhan 1.040 agen. Untuk mobil tangki standby di Jawa Timur 9, Bali 4, dan NTB 4. Sedangkan
PDS/Motorist Jawa Timur 22, Bali 8, NTB 5, NTT 1.

Selain infrastruktur tersebut, Pertamina menyiagakan 9 Titik Layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga (fokus di Jawa Timur) serta 3 Serambi MyPertamina yang menyediakan fasilitas peristirahatan mulai dari ruang bayi, klinik mini, hingga area bermain anak.

Menjelang dan selama periode Ramadhan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU dan Agen LPG dalam kondisi yang optimal. Dengan mengutamakan distribusi yang merata di seluruh daerah, termasuk daerah-daerah yang rawan atau terpencil, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa adanya gangguan.

“Kami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Ramadhan dan Idul Fitri. Selain stok yang aman, kami juga memperkuat berbagai layanan tambahan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman selama perjalanan,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh stok di SPBU dan Agen dalam kondisi optimal, termasuk untuk wilayah terpencil. Pertamina juga mengerahkan tim monitoring real-time melalui command center untuk mengantisipasi lonjakan permintaan secara mendadak.

“Kami mengimbau masyarakat mengisi BBM sejak awal sebelum memasuki jalur padat dan memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk informasi titik layanan serta berbagai promo menarik selama periode RAFI,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer