31.5 C
Mataram
Kamis, 12 Maret 2026
BerandaMataramPuluhan Calon Jemaah Haji Diarahkan ke Dukcapil Mataram, Ternyata Ulah Oknum Tak...

Puluhan Calon Jemaah Haji Diarahkan ke Dukcapil Mataram, Ternyata Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab

Mataram (Inside Lombok) – Puluhan warga Kota Mataram yang merupakan jemaah calon haji (JCH) mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setelah dihubungi oleh oknum tidak bertanggung jawab yang mengaku mengurus pelaksanaan ibadah haji. Para jemaah diminta melengkapi dokumen kependudukan serta diarahkan datang ke kantor Dukcapil, Rabu (11/3/2026).

Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram, Mansyur, mengatakan oknum tersebut menghubungi para calon jamaah haji melalui telepon dan meminta mereka mengurus kelengkapan data kependudukan. Selain itu, para jemaah juga diminta melakukan pelunasan biaya pelaksanaan ibadah haji.

“Warga Kota Mataram disuruh datang ke Dukcapil untuk mengurus haji. Makanya kita buru-buru ke sini urus,” katanya.

Ia menyebut jumlah warga yang datang ke kantor Dukcapil mencapai puluhan orang. Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah keseluruhan jemaah yang menerima informasi tersebut. “Ada puluhan yang datang ke kantor mau mengurus kelengkapan data kependudukan untuk haji,” ujarnya.

Mansyur menegaskan bahwa Dinas Dukcapil tidak memiliki kewenangan dalam pengurusan pelaksanaan ibadah haji. Dukcapil hanya melayani administrasi kependudukan apabila memang diperlukan dalam proses pemberangkatan jemaah. “Apa kepentingannya kami dengan pelaksanaan ibadah haji,” tegasnya.

Menurutnya, oknum tersebut dapat menyebutkan identitas para jemaah dengan benar, mulai dari nama hingga data pribadi lainnya. Setelah itu, oknum tersebut meminta rekening untuk proses pelunasan biaya. “Kami tidak pernah mengumumkan untuk melengkapi data haji di Dukcapil,” katanya.

Mansyur mengaku belum mengetahui apakah ada jemaah yang sampai mentransfer sejumlah uang kepada oknum tersebut. “Saya tidak tahu ya, apakah ada yang sampai memberikan sejumlah uang atau tidak,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya calon jemaah haji, agar berhati-hati apabila ada pihak yang meminta mengurus data kependudukan terkait pemberangkatan haji melalui Dukcapil.

- Advertisement -

Berita Populer