28.5 C
Mataram
Jumat, 2 Januari 2026
BerandaMataramSambut Wisatawan Mancanegara, ASN NTB Dibekali Bahasa Inggris dan Literasi Pariwisata

Sambut Wisatawan Mancanegara, ASN NTB Dibekali Bahasa Inggris dan Literasi Pariwisata

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kemampuan bahasa Inggris dasar dan literasi pariwisata sebagai bagian dari kesiapan daerah menyambut wisatawan mancanegara. Program ini digagas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) NTB untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah tujuan wisata dunia.

Kepala BPSDMD NTB, Baiq Nelly Yuniarti, menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris dasar merupakan kebutuhan bagi ASN di daerah pariwisata seperti NTB. ASN tidak dituntut menjadi ahli bahasa, namun mampu berkomunikasi dasar saat melayani tamu asing di kantor pemerintahan.

“Bahasa Inggris dasar itu menurut saya wajib, artinya kita ini daerah pariwisata. Jangan sampai anak-anak kita asing dengan bahasa Inggris, jangan sampai ASN juga tidak bisa bahasa Inggris dasar,” ujarnya.

Ia mencontohkan, ASN di dinas teknis harus mampu memberikan arahan awal ketika wisatawan atau investor asing meminta informasi. “Untuk mengarahkan ke bagian investasi saja itu kan harus pakai bahasa Inggris kalau yang datang orang luar negeri. Hanya bahasa dasar saja, nanti baru dialihkan ke OPD ahlinya,” terangnya.

Selain bahasa Inggris, BPSDMD NTB juga menekankan pentingnya literasi pariwisata bagi ASN lintas sektor, tidak terbatas pada Dinas Pariwisata. ASN di berbagai OPD didorong memiliki pemahaman konsep sapta pesona dan potensi wisata di bidang masing-masing. “Bagaimana mereka memahami bahwa hutan kita cantik, desa bisa jadi objek wisata, hingga kampung nelayan yang punya nilai jual. Maka, ASN di perikanan pun harus punya konsep pariwisata,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, BPSDMD NTB menerapkan strategi kolaborasi dengan berbagai pihak akibat keterbatasan fiskal daerah. Kerja sama dilakukan dengan Kementerian Pariwisata dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) untuk penyelenggaraan pelatihan.

“Kemarin sudah kami lakukan untuk 30 orang. Karena anggaran dari mereka (pusat), kita kolaborasi. Kita yang tentukan titik objek wisata dan studi lapangannya. Melihat hasilnya bagus, insyaallah tahun ini mereka siap mengadakan lagi,” ungkapnya.

Ke depan, BPSDMD NTB menargetkan semakin banyak ASN mengikuti pelatihan serupa melalui penguatan sinergi antarlembaga. “Target kita sebanyak-banyaknya. Memang fiskal terbatas, itulah mengapa kita terus mendorong kolaborasi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer