26.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaMataramSampah di Kota Mataram Menumpuk di TPS Sandubaya, Dampak Pembuangan ke Kebon...

Sampah di Kota Mataram Menumpuk di TPS Sandubaya, Dampak Pembuangan ke Kebon Kongok Dibatasi

Mataram (Inside Lombok) – Pembatasan pembuangan ke TPAR Kebon Kongok, Lombok Barat masih diberlakukan. Hal ini berdampak pada sampah Kota Mataram yang akhirnya tertumpuk di TPS Sandubaya.

Kondisi sampah di TPS Sandubaya saat ini sudah menggunung lantaran sampah dari Kota Mataram lebih banyak dikirim ke sana, ketimbang ke TPAR Kebon Kongok. “Masih (pembatasan pembuangan ke Kebon Kongok, Red), dan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Sampah masih kita simpan di TPS Sandubaya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, Kamis (24/4) pagi.

Ia mengatakan, saat ini Pemkot Mataram sedang mencari solusi untuk persoalan sampahini, mengingat produksi sampah bisa mencapai 200 ton lebih dalam sehari. Jika pembatasan pembuangan sampah terus berlanjut, maka dikhawatirkan sampah-sampah di TPS Sandubaya meluber hingga keluar. “Kalau beberapa minggu ke depan belum ditemukan solusinya, maka pasti akan menumpuk dan meluber ke luar,” katanya.

Rencananya, Pemkot Mataram akan membakar sampah yang menumpuk dengan menggunakan insinerator. Namun, alat tersebut belum bisa dimasukkan karena sampah yang sudah menggunung. “Insinerator memang kita sudah mau pindah tapi kendalanya sampah. Karena kan kita akan taruh di TPS Sandubaya itu, tapi tidak bisa masuk karena sampah sudah menumpuk di situ,” katanya.

Alat pembakar sampah merupakan milik Rumah Sakit Ruslan yang selama ini digunakan untuk membakar limbah medis. Namun karena sudah tidak digunakan akan dialihkan ke TPS Sandubaya untuk mengatasi persoalan sampah di lokasi tersebut. “Kita belum bisa gunakan karena kan belum kita pindah ke TPS Sandubaya,” ungkapnya.

Pantauan media ini sampah di TPS Sandubaya sudah menggunung. Diprediksi jumlah sampah yang ada di TPS tersebut mencapai 1.000 ton. Karena pembatasan pembuangan sampah ini sudah diberlakukan sejak beberapa hari lalu. “Ya mungkin sudah 1000 ton sekarang sampah yang ada di TPS Sandubaya,” tutupnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer