Mataram (Inside Lombok) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram (Unram) periode 2025–2026 melaksanakan program edukasi dan pembuatan lubang biopori di Desa Kembang Kuning sebagai upaya pengelolaan limbah organik rumah tangga. Kegiatan yang berkolaborasi dengan Karang Taruna Desa Kembang Kuning ini menyasar pemilik homestay dan warga sekitar untuk meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah ramah lingkungan guna mendukung kebersihan desa wisata.
Program tersebut dilaksanakan melalui sosialisasi dan praktik langsung pembuatan lubang biopori di sejumlah homestay dan rumah warga. Mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai manfaat biopori dalam mengolah limbah organik sekaligus meningkatkan daya resap tanah.
Ketua Kelompok KKN PMD Unram Desa Kembang Kuning periode 2025–2026 menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami berharap melalui program ini, masyarakat dapat menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri sehingga lingkungan desa tetap bersih dan mendukung pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.
Masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut menyatakan memperoleh pengetahuan baru terkait pengolahan limbah organik serta manfaat biopori dalam mengurangi permasalahan lingkungan di sekitar homestay dan permukiman. Respons dan antusiasme warga dinilai mendukung pelaksanaan program kerja tersebut.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pengembangan Desa Kembang Kuning sebagai desa wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

