Mataram (Inside Lombok) – Sebanyak sembilan dari 67 penghuni Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Mandalika Provinsi NTB dipulangkan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga, sementara sisanya tetap berada di panti, Selasa (17/03/2026). Pemulangan dilakukan bertahap sejak Senin (17/03/2026) berdasarkan permintaan penghuni dan kesiapan keluarga.
Kepala Seksi Bimbingan dan Rehabilitasi Sosial PPSLU Mandalika, Baiq Wiwik Astuti mengatakan pemulangan dilakukan dengan penjadwalan sesuai wilayah asal penghuni. “Untuk pemulangan kita mulai dari Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat dan Mataram. Kita ada penjadwalan. Kemarin itu sekali jalan untuk Lombok Tengah dan Lombok Timur. Hari ini Kota Mataram dan Lombok Barat,” katanya.
Ia menjelaskan, pemulangan hanya dilakukan bagi penghuni yang masih memiliki keluarga dan siap menerima serta merawat selama di kampung halaman. Pihak panti terlebih dahulu melakukan pendataan dan konfirmasi kepada keluarga sebelum memulangkan penghuni.
“Ada keluarga dekat yang siap untuk menerima beliau pada saat pulang. Kami data dulu siapa yang akan pulang dan kami konfirmasi ke keluarganya apakah keluarga siap saat pulang,” katanya.
Wiwik menambahkan, tidak semua penghuni memiliki keluarga yang siap menerima, sehingga sebagian besar tetap menjalani Lebaran di panti. “Makanya begitu kami dapat data kami konfirmasi dulu keluarganya dan jika memang mau menerima baru kita bawa. Kalau tidak kita akan lebaran disini,” ungkapnya.
Penghuni yang dipulangkan akan dijemput kembali setelah 10 hari, kecuali jika keluarga menyatakan sanggup merawat secara permanen. “Kalau siap mau merawat ya boleh. Selama keluarganya siap dan mampu untuk merawatnya,” pungkasnya.
Salah seorang penghuni, Rahmatullah mengaku telah dua kali merayakan Lebaran di panti sejak masuk pada awal 2025 dan memilih tidak pulang karena tidak memiliki keluarga dekat.
“Anter diri sendiri ke sini. Sudah tidak ada keluarga. Ada saudara ibu tapi sudah tua juga,” katanya. Sementara itu, penghuni lainnya, Suparman, menyatakan akan pulang untuk berlebaran bersama keluarga. “Pulang Jumat ini biar dapat hari raya disana,” katanya.

