Mataram (Inside Lombok) – Persiapan pemberangkatan ibadah haji di Kota Mataram untuk musim haji 2026 tetap berjalan normal meskipun kondisi geopolitik di Timur Tengah menjadi perhatian. Pemerintah Kota Mataram memastikan seluruh tahapan tidak terdampak dan tetap dilaksanakan sesuai jadwal.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram, Amir Wisuda, mengatakan salah satu tahapan yang tengah dipersiapkan adalah bimbingan manasik haji bagi 854 jemaah calon haji (JCH). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1–4 April 2026 di enam kecamatan di Kota Mataram.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan pelaksanaan bimbingan manasik haji bersama Kementerian Haji dan Umrah,” ujarnya belum lama ini.
Ia menjelaskan, pelaksanaan manasik di tingkat kecamatan bertujuan untuk memudahkan akses jemaah serta memberikan ruang interaksi yang lebih intensif. Materi yang diberikan difokuskan pada pemahaman pelaksanaan ibadah wajib haji dan umrah. “Dengan pelaksanaan di kecamatan, jarak tempuh lebih dekat dan jemaah juga bisa lebih leluasa bertanya secara detail,” jelasnya.
Amir menambahkan, kegiatan penutupan manasik direncanakan berlangsung di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, yang juga dirangkaikan dengan praktik akhir manasik. “Awalnya praktik direncanakan di Asrama Haji, namun karena jadwal berbenturan dengan kegiatan lain, maka dialihkan ke Lapangan Sangkareang,” katanya.
Ia menegaskan, situasi di Timur Tengah tidak memengaruhi persiapan keberangkatan jemaah haji dari Kota Mataram. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat, khususnya calon jemaah dan keluarga, untuk tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya calon jemaah dan keluarga, untuk tetap tenang,” ujarnya.
Pemerintah Kota Mataram juga terus memantau perkembangan situasi serta mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait penyelenggaraan ibadah haji. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh calon jemaah siap secara fisik, mental, dan administratif sebelum diberangkatkan sesuai kelompok terbang yang telah ditentukan.

