24.5 C
Mataram
Rabu, 28 Januari 2026
BerandaMataramSituasi Sudah Normal, Dinsos Tutup Layanan Dapur Umum untuk Korban Banjir di...

Situasi Sudah Normal, Dinsos Tutup Layanan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Ampenan

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram menutup layanan dapur umum bagi warga terdampak banjir rob di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, seiring kondisi yang dinilai sudah kembali normal. Penutupan dilakukan karena masyarakat mulai beraktivitas seperti biasa.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Lalu Samsul Adnan, mengatakan dapur umum akan beroperasi hingga Rabu (28/1/2026). Keputusan tersebut diambil karena cuaca sudah membaik dan belum ada perintah perpanjangan layanan.

“Dapur umum sampai hari Rabu. Saya kira belum ada perintah untuk diperpanjang. Karena sudah mulai landai dan masyarakat sudah mulai beraktivitas,” katanya, Selasa (27/1/2026).

Selama masa penanganan bencana, dapur umum yang disiapkan Pemkot Mataram menyediakan sekitar 600 bungkus nasi per hari. Bantuan makanan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak serta petugas yang terlibat dalam penanganan banjir.

Samsul menjelaskan, meski dapur umum ditutup, posko bencana tetap diaktifkan, baik di tingkat kelurahan maupun di Pendopo Wali Kota Mataram. “Kalau disini (pendopo red) masih tetap diaktifkan. Tidak ditutup. Dapur umum saja yang kita hentikan. Pada hari Rabu itu kita tetap buat untuk sarapan hingga makan malam,” ujarnya.

Terkait data korban banjir, Dinas Sosial masih melakukan pendataan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Setelah surat keputusan dari BPBD diterbitkan, bantuan lanjutan akan segera disalurkan.

“Itu semua sudah kita lakukan. Pertama kali yang kita sasar itu kan di Pejeruk, ada tiga kelurahan yang saya pantau pendistribusiannya sebelum kita melaksanakan dapur umum itu,” katanya.

Samsul menambahkan, bantuan yang telah disalurkan berupa makanan, sementara warga yang belum menerima bantuan masih dalam proses pendataan. “Logistik siap untuk warga dan sudah disiapkan,” ujarnya. Sebelumnya, sebanyak 191 kepala keluarga di Kecamatan Ampenan tercatat telah menerima bantuan dari Dinas Sosial.

- Advertisement -

Berita Populer