Mataram (Inside Lombok) – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sudah berjalan sejak 23 Juni lalu. Namun hingga saat ini masih ada sejumlah sekolah yang kekurangan siswa baru. Misalnya di SDN 36 Mataram yang sampai saat ini baru mendapat 15 orang siswa.
Ketua Pelaksana SPMB SDN 36 Mataram, Heni Yuliani mengatakan jumlah siswa yang mendaftar tahun ini justru lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mengingat sebelum jumah siswa yang mendaftar hanya 6 – 9 orang siswa. “Kalau tiga tahun terakhir ini sudah mulai meningkat. Ada yang 20 orang, 23 siswa. Kita banyak yang diperoleh,” katanya, Selasa (1/7) pagi.
Pelaksanaan SPMB akan dilaksanakan hingga 2 Juli. Pengumuman akan dilakukan pada tanggal 5 Juli. Di mana siswa baru yang sekolah di SDN 36 Mataram lebih banyak berasal dari TK setempat. Karena siswa yang ada di TK tersebut juga berasal dari lingkungan sekitar sekolah. “Anak-anak TK sudah nyaman mungkin ya. Mereka semua ikut upacara dan kita koordinasi dengan TK. Ada silat juga di SD dan TK juga ikut,” ujarnya.
Jumlah siswa dalam satu rombongan belajar yaitu mencapai 24 siswa. Namun selama ini belum pernah mencapai rombel. Minimnya orang tua yang mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut karena banyaknya pilihan, baik negeri maupun swasta. Selain itu, jumlah anak usia sekolah di kawasan tersebut sangat minim. “Kan di BTN disini itu orang-orang tua saja. Banyak sekolah juga yang bisa dipilih orang tua,” ungkapnya.
Meskipun jumlah siswa yang mendaftarkan SDN 36 Ampenan sedikit, Heni mengatakan cukup efektif dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. “Kita bisa handle satu persatu. Semua disini sudah PPPK dan PNS sudah sertifikasi semua. Kalau dengan sekolah lain bisa diandalkan lah ya,” katanya. (azm)

